Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kematiannya di Kebuman Janggal, Makam Kepala SDN Bringin 1 Magelang Dibongkar Polisi

Naila Nihayah • Rabu, 21 Mei 2025 | 23:29 WIB
EKSHUMASI: Tim Dokkes Polda Jateng, inafis Polres Kebuman bersama warga setempat membongkar makam MN untuk dilakukan autopsi, Rabu (21/5/2025).
EKSHUMASI: Tim Dokkes Polda Jateng, inafis Polres Kebuman bersama warga setempat membongkar makam MN untuk dilakukan autopsi, Rabu (21/5/2025).

MUNGKID - Kematian warga Dusun Barisan, Mranggen, Srumbung, Kabupaten Magelang berinisial MN, 55 dirasa janggal. Pada Senin (19/5/2025), kepala SDN Bringin 1 itu diduga tersambar petir dan meninggal dunia di sebuah petilasan di Kecamatan Alian, Kebumen. 

Namun, polisi menduga kematian MN tidak wajar sehingga dilakukan ekshumasi atau pembongkaran makam. Proses pembongkaran itu dilakukan pada Rabu (21/5/2025) sekitar pukul 10.30 di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Mranggen.

Tim Dokkes Polda Jateng turun tangan untuk membongkar makam dan dibantu dengan warga setempat. Tujuannya supaya polisi bisa mengetahui penyebab kematian korban yang dinilai ada kejanggalan.

Kepala Dusun Barisan, Srumbung Agus Priyanto mengutarakan, pembongkaran makam milik MN dipicu adanya beberapa kejanggalan. Semula, MN ditemukan meninggal dunia di sebuah petilasan di Kecamatan Alian, Kebumen pada Senin (19/5/2025).

Saat itu, MN diduga tersambar petir. Namun, kata dia, setelah polisi menelusuri lebih dalam, di sekitar penemuan jenazah MN, tidak ditemukan tanda-tanda terbakar. Termasuk rerumputan di sekitarnya.

"Kemudian diselidiki tim reserse (Polres Kebumen) untuk memastikan itu kejadian sebenarnya seperti apa," bebernya saat ditemui, Rabu (21/5/2025).

Dia menyebut, MN berangkat menuju Kebumen bersama seorang teman berinisial WH untuk berziarah pada Kamis (15/5/2025). Sementara WH yang merupakan warga Kebumen diketahui kerap bertandang ke rumah MN di Magelang.

Baca Juga: Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Sambut Baik Pameran Jogja International All Tea, Food & Beverage, and Print Expo 2025

Sebelum berangkat ke Kebumen, MN sempat berbicara kepada anak pertamanya. "Dia (MN) izin ke anak pertama, bilang 'aku mau ke Kebumen', cuma itu aja pesan dari MN. Selama itu (hilang), ya, MN tidak masuk sekolah," imbuhnya. 

Setelah itu, MN tidak bisa dihubungi. Keluarga pun sempat bertanya perihal keberadaan MN kepada sanak saudara lain. Namun, tidak ada yang mengetahui keberadaannya.

Tiba-tiba, keluarga mendapat informasi mengenai penemuan jenazah MN di Kebumen yang diduga tersambar petir. Saat ditemukan, sepeda motor Honda Beat milik MN tidak berada di tempat. Selain itu, ponselnya juga hilang. 

Karena itulah, polisi merasa janggal dengan penemuan jenazah tersebut. Namun, keluarga enggan menindaklanjutinya dan jenazah MN dibawa pulang ke Srumbung. Kemudian, MN dikebumikan pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 10.00. 

Setelah diselidiki lebih lanjut, polisi menemukan sepeda motor dan ponsel milik MN yang dibawa WH. Karena itulah, polisi membongkar makam MN untuk dilakukan autopsi. "Tadi malam sempat dimintai keterangan oleh Polres Kebumen, selesai pukul 04.00 dan dibongkar makamnya," sebut dia. (aya)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Magelang #kebumen #pembongkaran makam #kematian janggal #ekshumasi