SLEMAN - Polresta Sleman tengah menyelidiki peristiwa kecelakaan yang terjadi di Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (26/4). Peristiwa itu sebelumnya viral di media sosial karena korban kecelakaan yang meninggal dunia adalah jambret. Keduanya diduga sengaja ditabrak oleh korban jambret.
“Tidak benar (sengaja menabrak, Red) karena orang yang ada statement bahwa itu (sengaja, Red) menabrak sampai saat ini tidak bisa memberikan keterangan kepada kami bahwa itu benar-benar nabrak, adanya adalah kecelakaan,” beber Kasatlantas Polresta Sleman AKP Mulyanto di Mapolresta Sleman kemarin (30/4).
Mulyanto mengatakan, peristiwa tersebut saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Kami fokus terhadap tindak pidana kecelakaan lalu lintas. Namun, kecelakaan ini memiliki korelasi dengan tindak pidana penjambretan,” katanya.
Dari keterangan sementara yang diterima polisi dari saksi, kejadian tersebut murni kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kerusakan kendaraan sangat minim sehingga polisi untuk saat ini menyimpulkan tidak ada unsur kesengajaan.
"Bodi (mobil, Red) samping kiri yang kena. Jadi apakah ada unsur kesengajaan, kalau (sengaja, Red) menabrak saya kira tidak, karena posisi (kerusakan kendaraan, Red) di bodi samping," ujar Mulyanto.
Dia membenarkan, korban penjambretan adalah seorang perempuan yang merupakan istri dari pengemudi mobil Mitsubishi Xpander pria berinisial APH. Mobil tersebut terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai dua orang pria yang diduga pelaku jambret.
Sepeda motor Honda Beat itu dikendarai oleh RDA yang berboncengan dengan RS. Keduanya berasal dari Pagar Alam, Sumatera Selatan. Dalam kecelakaan itu, RDA dan RS meninggal dunia di rumah sakit.
Editor : Herpri Kartun