Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dokter Kandungan Diduga Lakukan Pelecehan Terhadap Pasiennya di Garut Terkuak, Ini Dia Sosoknya

Bahana. • Selasa, 15 April 2025 | 23:09 WIB

Dokter kandungan di garut viral menjadi sorotan netizen.
Dokter kandungan di garut viral menjadi sorotan netizen.
RADAR JOGJA - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dokter kandungan di Garut telah menarik perhatian luas masyarakat.

Rekaman CCTV yang menunjukkan perilaku tak pantas saat proses pemeriksaan USG beredar luas di media sosial, memunculkan gelombang kecaman dan kekhawatiran, khususnya di kalangan perempuan yang menjadi pasien.

Sosok yang diduga sebagai pelaku adalah Muhammad Syafril Firdaus, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Ia tercatat sebagai lulusan Universitas Padjadjaran, salah satu perguruan tinggi kedokteran ternama di Indonesia.

Dengan latar belakang pendidikan yang mumpuni, ia telah memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai dokter spesialis, yang ditetapkan pada tanggal 14 Januari 2025 dan berlaku seumur hidup.

Namun, menyusul mencuatnya kasus ini, Kementerian Kesehatan telah menonaktifkan sementara STR miliknya sebagai langkah awal untuk mendukung proses investigasi.

Muhammad Syafril diketahui pernah menjalankan praktik di sebuah klinik bernama Klinik Sekar Kusuma, yang beralamat di Jalan Beko No. 1, Kampung Asem Kulon, Desa Kresek, Kecamatan Batu, Kabupaten Garut.

Lokasi ini menjadi perhatian setelah muncul dugaan bahwa tindakan pelecehan terjadi di ruang praktik klinik tersebut.

Dugaan pelanggaran muncul setelah berbagai laporan dari pasien mengindikasikan adanya tindakan tidak senonoh saat pemeriksaan berlangsung.

Polisi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini, dan posko pengaduan pun dibuka bagi masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa.

Salah satu penguat dalam kasus ini datang dari kesaksian seorang perempuan yang membagikan pengalamannya di media sosial.

Ia mengaku hampir menjadi korban, dan menyebut bahwa cara pemeriksaan yang dilakukan terasa tidak wajar.

Ia juga menerima pesan yang menawarkan layanan USG secara gratis, yang ternyata bukan merupakan program resmi dari klinik tempat sang dokter bekerja.

Bahkan, menurut pengakuan staf administrasi, beberapa pasien yang datang berdasarkan pesan tersebut langsung diarahkan masuk ke ruang praktik tanpa melalui proses pendaftaran formal.

Saat ini, dokter yang bersangkutan sudah tidak lagi berpraktik di klinik tersebut.

Pihak kepolisian dan otoritas kesehatan tengah mendalami bukti serta menggali keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap secara menyeluruh kasus yang mengusik rasa aman publik ini.

Penulis: Samil Ngirfan Al Makki 

 

Editor : Bahana.
#garut #dokter kandungan #Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien