Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rekonstruksi Pembunuhan Agus Terhadap Istrinya di Kasihan Berjumlah 34 Adegan, Panik Bungkus Pakai Jas Hujan

Khairul Ma'arif • Rabu, 26 Februari 2025 | 20:38 WIB
Rekonstruksi: Adegan Agus bunuh istrinya menggunakan linggis dengan memukul bagian kepala belakangnya.
Rekonstruksi: Adegan Agus bunuh istrinya menggunakan linggis dengan memukul bagian kepala belakangnya.

BANTUL - Polres Bantul melakukan rekonstruksi penganiayaan suami terhadap istrinya di Tamantirto, Kasihan, Bantul beberapa waktu lalu yang mengakibatkan istri sahnya meninggal dunia.

Tersangka Agus Prasetyo, 39 dihadirkan langsung dan memeragakan seluruh adegan. Rekonstruksi dilakukan di Halaman Mapolres Bantul, Rabu (26/2/2025).

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, total ada 34 adegan dalam rekonstruksi.

Dilakukan di Mapolres Bantul di TKP kejadian karena untuk keamanan dan kelancaran rekonstruksi.

"Tersangka peragakan 34 adegan rekonstruksi, sementara untuk korban menggunakan peran pengganti boneka,” ucapnya, Rabu (26/2/2025).

Sejumlah saksi turut dihadirkan untuk memperjelas adegan rekonstruksi.

Pria yang pernah menjabat Kasi Humas Polres Kulon Progo ini mengungkapkan, 34 adegan diperagakan Agus mulai dari dijemput istrinya Watiyem, 33 di lokasi pemancingan.

Sampai upaya menutupi kejadian kematian Watiyem dengan membungkusnya.

“Dari reka adegan diketahui, kepala bagian belakang korban dipukul menggunakan linggis sebanyak satu kali,” sambung Jeffry.

Linggis tersebut memang berada di rumah pelaku karena warisan orang tuanya. Bukan disiapkan untuk melakukan pembunuhan.

Dalam rekonstruksi juga diperagakan upaya Agus untuk menutupi kematian istrinya.

Situasi itu lantaran tersangka panik yang dikira awalnya Watiyem tidak mati ternyata tewas berlumuran darah.

"Dalam keadaan panik, korban diikat dan dibungkus dengan jas hujan," ujar Jeffry.

Dalam kesempatan rekonstruksi, Agus tidak membantah tindakan tersebut.

Rekonstruksi: Adegan Agus bunuh istrinya menggunakan linggis dengan memukul bagian kepala belakangnya.
Rekonstruksi: Adegan Agus bunuh istrinya menggunakan linggis dengan memukul bagian kepala belakangnya.

Dia menuturkan, usai memukul istrinya pakai linggis ditinggal menonton voli karena dikiranya masih hidup.

Saat dibungkus pakai jas hujan korban terus mengeluarkan darah.

Agus pun terus cari akal agar ceceran darahnya tidak mengucur deras. Jenazah kemudian dibungkus dengan kain berwarna merah dan disimpan di dalam rumah selama tiga hari.

"Karena sudah tiga hari jenazah korban di dalam rumah, itu bau, mau bilang siapa-siapa takut. Akhirnya, dikasih pewangi pakaian. Pewangi pakaiannya cuma dituang di kain pembungkus jenazah korban itu," ungkap tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penganiayaan tersebut terjadi di Karangjati, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta pada Sabtu (1/2/2025).

Kasus ini melibatkan seorang suami Agus (39) yang menganiaya istrinya, Watiyem (33), hingga tewas.

Tersangka mengaku tindakan tersebut dilakukan secara spontan setelah terlibat cekcok dengan korban yang meminta cerai.

"Saya tidak berniat untuk membunuh. Itu spontan saja karena sebelumnya cekcok," ungkap AP saat jumpa pers di Lobby Polres Bantul, Selasa (11/2/2025).

Menurut pengakuan tersangka, mereka telah pisah ranjang selama tiga tahun dan memiliki dua anak.

Tersangka menegaskan ia tidak ingin bercerai meskipun korban telah mengajukan permohonan cerai. (rul)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#rekonstruksi #rekonstruksi pembunuhan #Pembunuhan Agus Terhadap Istrinya di Kasihan #agus #panik