Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragis! Watiyem Meninggal di Tangan Suaminya, Warga Digegerkan Bau Tak Sedap di Balik Kain Merah di Dalam Rumah Agus

Khairul Ma'arif • Rabu, 5 Februari 2025 | 00:15 WIB
SEPI: Kondisi rumah Agus yang menjadi TKP kematian Watiyem.
SEPI: Kondisi rumah Agus yang menjadi TKP kematian Watiyem.

BANTUL - Geger, mayat perempuan ditemukan di sebuah rumah Kalurahan Tamantirto, Kasihan, Bantul.

Mayat terkuak usai warga mencium bau menyengat dari rumah tersebut, Selasa (4/2/2025) sekira pukul 09.00 WIB.

Pelakunya Agus Prasetyo, 39 yang masih ada hubungan sebagai suami dengan korban Watiyem, 33.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, usai mendapat laporan itu langsung mendatangi rumah yang dalam keadaan terkunci.

Rumah tersebut milik Agus.

Rumah Agus di dobrak.

Polisi dan warga menemukan sumber bau di balik kain merah, di dalam rumah Agus.

"Saat pintu dibuka bau berasal dari kain warna merah dan benar ada temuan perempuan tewas," katanya, Selasa (4/2/2025).

Agus sebagai pemilik rumah tidak ada di lokasi.

Polisi mencarinya dan diamankan di rumah kos yang berjarak satu kilometer dari TKP penemuan jasad Watiyem.

Agus kepada polisi pun mengakui perbuatannya membunuh istrinya menggunakan linggis.

"Korban istri pelaku namun sudah pisah ranjang," sambungnya.

Watiyem mendatangi rumah Agus Sabtu (1/2/2025) lalu untuk berkunjung.

Kini rumah ditemukannya jasadnya sudah dipasangi garis polisi.

Warga sekitar, Wiwik Setiyawati mengungkapkan, keduanya memang sudah pisah ranjang sejak empat tahun terakhir.

Menurutnya, kedatangan korban ke pelaku untuk meminta uang sebagai biaya mengurus perceraian di Pengadilan Agama.

"Dia ke sini nitip motor sama kuncinya di rumah saya," bebernya.

Sejak Sabtu (1/2/2025) siang motornya dititipkan hingga ditemukan tewas.

Selama dititipkan Wiwik sudah berusaha mengontak Watiyem tetapi tidak mendapat balasan.

Sehari setelah dititipkan, sempat ketemu pelaku dan menanyakan ke mana korba tetapi alasannya sudah pulang naik ojek.

"Saya lihat waktu itu mukanya sudah bingung dia mau mancing," tuturnya. Menurutnya, Agus kesehariannya hanya mancing dan lewat depan rumahnya.

Dari hasil pernikahan korban dan pelaku menghasilkan dua anak.

Selama ini, Watiyem tidak tidur di rumah Agus tetapi tinggal di Lendah, Kulon Progo bersama orang tuanya.

Wiwik mengungkapkan, selama masih hidup bersama memang sudah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Tau-tau dapat kabar Wati tewas kaget saya," lontarnya.

Kini motor yang dititipkannya sudah dibawah pihak kepolisian. (rul)

 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kasihan Bantul #korban #mayat perempuan #polres bantul #Pembunuhan #tragis #Watiyem Meninggal di Tangan Mantan Suaminya #pelaku