Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keji! Oknum Polisi Aniaya Ibu Kandung dengan Tabung Gas hingga Meninggal Dunia di Cileungsi

Izzatul Akmal Fikri • Selasa, 3 Desember 2024 | 20:44 WIB
Oknum polisi tega aniaya ibu kandung dengan tabung elpiji hingga meninggal dunia.
Oknum polisi tega aniaya ibu kandung dengan tabung elpiji hingga meninggal dunia.

RADAR JOGJA - Tragedi menggemparkan terjadi di Cileungsi, Bogor, pada Minggu (1/12/2024) malam.

Seorang oknum polisi berpangkat bintara, Nikson Pangaribuan alias Ucok, tega menganiaya ibu kandungnya, HS, hingga meninggal dunia.

Pelaku yang bertugas di Kecamatan Cikarang Utama, Bekasi, diketahui melakukan tindakan keji itu menggunakan tabung gas tiga kilogram di warung kelontong milik ibunya.

Peristiwa ini bermula dari percekcokan antara Nikson dan sang ibu. Dalam kondisi emosi tak terkendali, pelaku mendorong HS hingga terjatuh di lantai.

Tidak berhenti di situ, Nikson mengambil tabung gas yang ada di warung dan menghantamkannya ke kepala ibunya sebanyak tiga kali.

Kejadian tersebut terjadi di depan warga yang tengah berbelanja di warung.

Salah seorang saksi mata yang berada di lokasi menceritakan bahwa ia melihat langsung aksi biadab tersebut.

Merasa takut, saksi memilih melarikan diri dan segera memberi tahu temannya sebelum menghubungi ambulans.

Tim medis yang datang membawa korban ke RS Kenari, namun nyawa HS tidak dapat diselamatkan.

Setelah melakukan tindakan keji itu, pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan Suzuki Pikap.

Namun, tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian untuk menangkap Nikson.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengonfirmasi bahwa pelaku berhasil diringkus dengan bantuan Propam Polda Metro Jaya.

Saat ini, Nikson tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Proses hukum terhadap Nikson ditangani oleh Polres Bogor, sementara pelanggaran kode etiknya akan disidangkan oleh Polda Metro Jaya.

AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan, kasus ini akan ditangani secara transparan tanpa toleransi, mengingat korban adalah ibu kandung pelaku sendiri.

Dia juga memastikan bahwa pendalaman terkait latar belakang konflik ini terus dilakukan untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya.

Warga sekitar yang mengenal HS merasa sangat terpukul atas kejadian ini.

HS dikenal sebagai sosok ramah yang gigih menjalankan usaha warung kelontongnya.

Kejadian ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat.

Mereka berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#tabung gas #meninggal dunia #Polisi #oknum polisi aniaya ibu kandung #penganiayan #polda metro jaya #cileungsi #bogor #Pembunuhan