Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sedang Evakuasi Kendaraan Terperosok, Polsek Borobudur Tangkap Dua Pemuda yang Bawa Sajam

Naila Nihayah • Selasa, 12 November 2024 | 11:40 WIB
BAHAYA: Sajam yang dibawa oleh tiga terduga pelaku. (Humas Polresta Sleman)
BAHAYA: Sajam yang dibawa oleh tiga terduga pelaku. (Humas Polresta Sleman)

 

MUNGKID - Dua pemuda asal Muntilan berinisial R, 19 dan S, 17. Keduanya ditangkap polisi karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) saat melintas di wilayah Borobudur. Saat itu, polisi bersama warga tengah melakukan evakuasi kendaraan yang terperosok di Desa Wanurejo. Kedua pelaku tampak membawa sajam dan sempat diamuk massa.

Video eksekusi kedua pemuda itu pun viral di media sosial. Sejumlah warga terdengar melontarkan sumpah serapah kepada keduanya. Dari video itu, tampak polisi membonceng pelaku untuk dibawa ke Mapolsek Borobudur guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Borobudur AKP Marsodik mengutarakan, keduanya ditangkap saat polisi tengah menangani kecelakaan lalu lintas sekitar pukul 14.45. Tepatnya di Jalan Wanurejo pada Minggu sore (10/11). "Di situ, ada kendaraan terperosok. Dari anggota melakukan evakuasi kendaraan tersebut," lontarnya, Senin (11/11).

Kondisi itu praktis membuat banyak kendaraan yang berhenti lantaran evakuasi tersebut. Saat melakukan pengaturan arus lalu lintas, polisi melihat gelagat aneh dari pengendara sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AA 2368 KX. Lantaran R membawa sajam jenis pedang dan S membawa celurit. Sajam itu disembunyikan dari balik bajunya.

Menyadari hal itu, baik polisi maupun warga yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) berusaha untuk mengamankan pemuda yang diduga membawa sajam itu. Keduanya sempat melarikan diri dan membuang sajam tersebut. Tapi, dua pemuda itu akhirnya berhasil ditangkap. Mereka pun sempat menjadi sasaran amukan massa.

Marsodik mengatakan, kedua pemuda tersebut dibawa ke Mapolsek Borobudur dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. "(Motifnya) untuk sementara masih kami lakukan penyelidikan dan pengembangan. Mereka membawa sajam itu akan digunakan untuk apa. Karena ada yang masih pelajar," sebutnya.

Dia mengapresiasi warga yang turut membantu menangkap kedua pelaku. Marsodik juga mengimbau kepada pemuda, khususnya para pelajar agar tidak menyalahgunaan sajam. Apalagi untuk melakukan tindak kejahatan jalanan.

 

Saat dimintai keterangan, R mengaku, sajam itu dibelinya secara online. Tujuannya hendak digunakan untuk berkelahi dengan pelajar di salah satu sekolah di Borobudur. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Borobudur #Polisi #kendaraan terperosok #evakuasi #senjata tajam #polsek #muntilan #sajam