Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aksi Premanisme di Gunungsindur Viral, Pria Bersenjata Golok Tantang Warga Duel Terkait Penolakan Pabrik

Meitika Candra Lantiva • Senin, 14 Oktober 2024 | 19:10 WIB
Terlihat seorang pria yang membawa golok.
Terlihat seorang pria yang membawa golok.

RADAR JOGJA - Sebuah aksi premanisme di Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, menjadi perbincangan hangat setelah video insiden tersebut viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang pria terlihat membawa senjata tajam jenis golok sambil marah-marah dan mengajak warga setempat untuk berduel.

Insiden ini terjadi di Perumahan Cluster Madani, Desa Curug, pada Minggu (13/10/2024).

Dalam rekaman yang tersebar luas, beberapa pria terlihat bersitegang dengan warga Gunungsindur.

Mereka tampak sedang mencabut spanduk penolakan yang dipasang di area perumahan tersebut.

Di tengah situasi yang memanas, seorang pria berambut pendek dengan kaos abu-abu dan celana panjang terekam sedang berdebat sengit dengan warga, sembari memegang golok yang sudah terlepas dari sarungnya.

"Saya warga pribumi anda pendatang, jangan coba-coba menghalangi pekerjaan kami," ucap pria dalam video tersebut.

Diketahui lokasi viral video tersebut berada di Perumahan Cluster Madani, Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor. Peristiwa iru terjadi pada Minggu (13/102/2024).

"Betul kejadianya kemarin," ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya kepada Radar Bogor Senin (14/10/2024).

Peristiwa tersebut terjadi di Blok 04, Cluster Madani, Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur.

Menurut keterangan warga setempat, kejadian tersebut bermula dari pemasangan spanduk yang berisi penolakan pembangunan pabrik yang terletak dekat dengan pemukiman mereka.

Spanduk ini dipasang oleh warga yang merasa khawatir akan dampak lingkungan dan sosial dari pembangunan pabrik tersebut.

Namun, tidak lama setelah spanduk penolakan dipasang, sekelompok pria yang menggunakan mobil mendatangi area perumahan.

Kelompok ini tampaknya berniat untuk mencabut spanduk yang dipasang oleh warga.

Kedatangan mereka mengejutkan warga, terutama para ibu-ibu yang sedang berada di teras rumah.

Kepanikan semakin meningkat ketika salah satu pria dari kelompok tersebut membawa golok sambil mengancam.

Kasus premanisme ini sudah dilaporkan ke Polsek Gunungsindur oleh warga setempat.

Mereka berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku intimidasi ini, mengingat rasa aman warga telah terganggu pasca kejadian.

Terlebih lagi, anak-anak di lingkungan tersebut dilaporkan ketakutan setelah kejadian tersebut.

Meski sudah dilaporkan, hingga berita ini diturunkan, Polsek Gunungsindur belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Media masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut dari laporan warga. (Dimas Dwi Prihatmoko)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#warga #pria bersenjata #Premanisme #golok #dampak lingkungan #Viral #duel #Gunungsindur #insiden #aksi #Penolakan Pabrik #Perumahan Cluster Madani #Desa Curug