Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Driver Ojek Online di Sleman Jadi Korban Begal, Pacar Korban Jadi Dalang Aksinya

Gregorius Bramantyo • Selasa, 10 September 2024 | 21:43 WIB
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian (kanan) saat menyerahkan barang bukti handphone kepada korban Sumadi (kiri) dalam proses pinjam pakai barang bukti di Mapolda DIY, Selasa (10/9/2024).
Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian (kanan) saat menyerahkan barang bukti handphone kepada korban Sumadi (kiri) dalam proses pinjam pakai barang bukti di Mapolda DIY, Selasa (10/9/2024).

SLEMAN – Jajaran Polresta Sleman mengungkap kasus perampasan dan pencurian yang menimpa korban seorang driver ojek online bernama Sumadi pada 20 Juni 2024 lalu.

Dari hasil penyelidikan polisi, otak dari aksi begal tersebut merupakan pacar dari korban.

Korban Sumadi mengatakan, persitiwa tersebut terjadi di Jalan Kaliurang KM 20, Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman.

Akibat peristiwa ini, dirinya harus kehilangan uang tunai sebesar Rp 200 ribu, tabungan di ATM sebesar Rp 2,8 juta, dua unit handphone, buku tabungan, dan kartu identitas seperti SIM, kartu ATM, dan STNK motor.

Peristiwa perampasan ini berawal saat korban bersama pacarnya berinisial L hendak menuju ke kawasan Kaliurang.

Keduanya berangkat bersama menuju ke lokasi tujuan dengan naik motor.

Di tengah perjalanan atau tepatnya di Jalan Kaliurang KM 20, L meminta berhenti untuk menelpon seseorang.

“Dia minta berhenti di tengah sawah, lalu dia minta turun mau telpon. Tapi dia telponnya menjauh dari motor saya sekitar lima meter,” kata Sumadi di Mapolda DIY, Selasa (10/9/2024).

Saat sedang menunggu pacarnya menelepon, tiba-tiba dari arah belakang ada seorang pria yang menodongkan pisau ke tubuh korban.

Awalnya, Sumadi tak menaruh curiga kepada pelaku pria ini.

Selanjutnya, Sumadi diminta menyerahkan berbagai benda berharga yang dimiliki. Mulai dari handphone, uang tunai hingga dompetnya.

“Dia (pria asing) tanya dulu saya mau ke mana, saya kira itu warga sekitar sedang patroli,” ujar Sumadi.

Usai kejadian itu, Sumadi lantas melapor ke Polsek Pakem.

Ia pun juga tak curiga kepada pacarnya. Setelah pelaku pria tersebut ditangkap, ternyata ditemukan fakta bahwa otak perampasan tersebut adalah pacar Sumadi.

Sumadi mengaku mengenal pacarnya yang berinisial L itu sekitar enam bulan lalu.

Perkenalan itu berawal dari kesamaan profesi sebagai driver ojok online.

“Tapi karena ada masalah ekonomi, makanya sering terjadi cekcok yang akhirnya jadi korban perampasan pacar sendiri,” ucap Sumadi.

Saat ini, barang bukti handphone telah diberikan polisi kepada Sumadi untuk beraktivitas sehari-hari.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengatakan, barang bukti perampasan yang diberikan ke Sumadi statusnya masih pinjam pakai.

Sebab masih diperlukan pembuktian kasus di pengadilan.

Maka dari itu, selama kasus belum selesai, Sumadi diharapkan untuk menjaga barang bukti dengan baik. “Nantinya masih dibutuhkan di persidangan,” jelasnya.

Menurut Adrian, kasus perampasan ini masih dalam proses.

Ia menyebut, dalam kasus ini ada dua orang tersangka yakni C sebagai penodong dan L yang merupakan adalah pacar dari korban.

Motif pembegalan itu kemungkinan besar dilatarbelakangi masalah ekonomi.

“Kedua pelaku kami tangkap satu bulan setelah kejadian. Atas perbuatannya, mereka diancam pidana penjara paling lama empat tahun,” kata Adrian.

Sementara itu, pelaku C mengaku baru mengenal L selama seminggu.

Ia bersedia untuk melakukan pendongan dan perampasan kepada Sumadi karena diiming-imingi uang Rp 1 juta oleh L.

Namun, janji tersebut tidak ditepati karena C hanya diberi Rp 700 ribu.

Awalnya, C mengaku hanya dimintai tolong oleh L. Dia pun mengaku jika dirinya disuruh untuk merampas harta milik korban.

“Saya kenal (pelaku L) belum lama karena dari teman sesama ojek online. Awalnya si cewek (L) ini minta tolong, yang saya juga nggak tahu. Tapi terus minta tolong untuk merampas korban ini yang pacarnya,” ujar C. (tyo)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#dalang aksi #Sleman #korban begal #Ojek Online #driver