Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kekerasan Terhadap Perempuan Terus Meningkat, Bagaimana Solusi yang Dapat Diterapkan di Kehidupan Sehari-hari?

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 5 September 2024 | 01:10 WIB
Ilustrasi Kekerasan pada Perempuan  Sumber : Freepik.com
Ilustrasi Kekerasan pada Perempuan Sumber : Freepik.com

RADAR JOGJA – Kekerasan pada Perempuan adalah Tindakan publik atau pribadi dari kekerasan berbasis gender yang dapat mengakibatkan kesengsaraan atau penderitaan Perempuan, baik secara fisik, seksual, dan psikologis. 

Angka kekerasan di Indonesia semakin meningkat, Ketua Komisi Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Andy, menyatakan bahwa ada sebanyak 34.682 perempuan menjadi korban tindak kekerasan sepanjang 2024. 

Andy mengatakan jumlah kekerasan terhadap Perempuan yang tercatat pada system data tiga Lembaga sepanjan 2023 mencapai 34.682 korban, dengan 15.621 korban kekerasan seksual, diikuti kekerasan psikis sebanyak 12.878, dan kekerasan fisik sebanyak 11.099. dan jenis kekerasan lainnya tercatat sebanyak 6.897. 

Penyebab dari adanya kekerasan pada perempuan ada di pasangan muda yang menjalin percintaan, yang di dalamnya melibatkan kekerasan yang tidak disadari. Beberapa perilaku toxic relationship yang dijalani antara lain:

a. Melacak seluruh tempat dan kegiatan yang dilakukan oleh pasangan, seluruh aktivitas pasangan selalu di awasi.

b. Adanya kewajiban untuk segera membalas pesan atau telefon pasangan.

c. Memiliki rasa cemburu yang berlebihan terhadap pasangan.

d. Dalam menjalin hubungan selalu menuduh pasangan memiliki hubungan dengan orang lain.

e. Mengancam pasangan akan melakukan tindak kekerasan fisik dan psikisis dalam hubungan.

Baru-baru ini terjadi tindak kekerasan pada seorang selebgram, yang menjadi viral di media social setelah rekaman CCTV penganiayaan terhadap dirinya tersebar pada selasa 13 Agustus 2024. Dalam rekaman CCTV tersebut, dirinya mendapat kekerasan dari suaminya, ketika dirinya berada di atas kasur bersama dengan anak ketiganya yang masih berusia satu bulan. 

Untuk mengatasi situasi yang dapat menyebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan, Solusi yang dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari guna untuk mencegah adanya kekerasan, yaitu:

Baca Juga: Menelusuri Destinasi Wisata Kabupaten Bantul: Ada Wahana Air di Embung Potorono

a. Pendidikan dan Parenting

Pendidikan merupakan salah satu Langkah pertama untuk mengubah pandangan social yang mendukung kekerasan terhadap Perempuan. Mengintegrasikan parenting terhadap kesadaran gender yang dapat membantu dalam membentuk sikap lebih sehat dan egaliter.

b. Komunikasi Dua Arah

Dalam menjalin hubungan tentu adanya komunikasi, yang dimana saling mengkomunikasi agar tidak terjadinya miskomunikasi. Mengkomunikasikan perasaan masing-masing lalu membenahinya bersama-sama.

c. Saling Memberi Dukungan

Dalam sebuah hubungan tentunya saling memberi dukungan satu sama lain, agar memberikesan semangat pada pasangan dan tidak akan saling menjatuhkan,

d. Kestabilan Ekonomi

Kekerasan Terhadap Perempuan biasanya terjadi pada ketidakstabilan ekonomi, hal ini terjadi karena meributkan masalah uang setiap harinya. Karena itu, diwajibkan memiliki ekonomi yang matang dan stabil.

Kekerasan Terhadap Perempuan adalah masalah yang memerlukan Solusi, agar mengurungnya tindak Kekerasan Pada Perempuan dan menjadikan hubungan yang harmonis. ***

(Windu Fitri Yansi)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pencegahan #kekerasan terhadap perempuan #kekerasan anak dan perempuan #kdrt