RADAR JOGJA - Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Bantul dibekuk polisi. Berbeda komplotan, keduanya beraksi di Kapanewon Jetis dan Pajangan. Aksinya dilakukan pada waktu yang berdekatan. Masing-masing pada Jumat (16/8) dan Sabtu (17/8).
Pelaku diketahui bernama Jatmiko dan Priangga Aditya Utama. Motifnya pun berbeda-beda. Jatmiko mencuri karena desakan ekonomi. Sebab dia memiliki utang kredit usaha rakyat atau KUR. "Untuk mau bayar cicilan KUR buat nikahan saya kemarin," sebut Jatmiko Rabu (28/8).
Warga Pleret, Bantul ini mengaku, memiliki total pinjaman hingga Rp 27 juta. Cicilan per bulannya sebesar Rp 550 ribu. Namun motor curian yang kuncinya tertinggal itu, lanjutnya, dijual dengan harga Rp 500 ribu.
Sementara Kapolsek Jetis AKP Yan Indah membeberkan, motor yang dicuri adalah Supra bernopol AB 3163 KG. Sekarang motor curiannya itu sudah berpindah tangan dan masih dalam pencarian. "Kalau bisa menambah pengamanan kendaraan saat ditinggal pergi," imbaunya.
Menurutnya, tersangka memang bukan seorang residivis. Sedangkan kesehariannya memiliki kerjaan serabutan.
Pelaku lainnya, memiliki motif dendam. Korban dan pelaku mengenal sejak setahun terakhir lewat Facebook. Pelaku dijanjikan korban untuk memberikan bagian hasil dari pemnjualan rumah. Sekitar Rp 100 juta hingga Rp 150 juta. “Cuma dikasih Rp 50 juta," ungkapnya.
Motor tersebut awalnya digunakan sehari-hari. Kemudian Vario bernopol AB 6782 AG milik Ahmad Mudzofir itu dijual secara online seharga Rp 4 juta. (rul/eno)
Editor : Satria Pradika