Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragis! Sekelompok Pria di Magelang Tenggak Miras Oplosan, Satu Orang Tewas: Begini Kronologinya

Naila Nihayah • Selasa, 27 Agustus 2024 | 20:47 WIB

 

TKP: Sebuah rumah di RT 4/RW 4 Paremono, Mungkid digunakan untuk mengoplos miras.
TKP: Sebuah rumah di RT 4/RW 4 Paremono, Mungkid digunakan untuk mengoplos miras.

MUNGKID - Sekelompok pria asal Paremono, Mungkid menenggak minuman keras (miras) oplosan yang diduga berisi racikan kandungan alkohol parfum.

Nahasnya, satu di antaranya meninggal dunia. Insiden tersebut diketahui pada Selasa (27/8/2024) sekitar pukul 01.00.

Ketua RT 4/RW 4, Dusun Paremono, Paremono Muslih mengatakan, insiden ini terjadi setelah sekelompok pria yang terdiri dari 6 hingga 7 orang mabuk-mabukan pada Minggu malam (25/8/2024). Mereka diduga menenggak miras oplosan dan mabuk-mabukan sembari berjalan di sepanjang gang RT 4/RW 4.

"Tapi, nggak tahu ngoplos sendiri atau beli. Kemungkinan ngoplos sendiri di rumah," katanya saat ditemui, Selasa (27/8/2024).

Muslih menjelaskan, mereka baru merasakan efek dari miras oplosan saat Senin (26/8/2024) siang hingga malam hari.

Gejalanya pun sama mulai dari mual, muntah, pusing, hingga sesak napas. Hal itu membuat sejumlah warga curiga karena gejala yang dialami sama.

Ada lima orang yang mengalami kondisi serupa dan dilarikan ke rumah sakit. Satu di antaranya meninggal dunia, tiga orang dirawat di RSUD Muntilan, dan satu lainnya di RSUD Merah Putih.

"Ada yang bilang, mereka kritis. Tapi, sudah ditangani. Tadi olah TKP sekitar pukul 08.30. Saya menyaksikan di depan (TKP)," ujarnya.

Ditemui terpisah, Kapolsek Mungkid AKP Maryanto menjelaskan, sekitar pukul 05.00 mendapat laporan dari kepala desa setempat bahwa ada warganya yang meninggal dunia.

Kematian warga itu diduga karena mengonsumsi miras oplosan. Polisi pun segera mendatangi TKP.

Baca Juga: Tujuh Unit Rumah di Bantul Alami Rusak Akibat Gempa Megathrust Berkekuatan 5.8 Magnitudo Tadi Malam

Dia menyebut, ada lima orang yang menjadi korban akibat mengonsumsi miras. Mereka berinisial MB, (20), yang meninggal dunia. Kemudian, MF, (25); B, dan AM, (21), yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Muntilan.

Terakhir remaja berinisial W, (20), yang kini dirawat di RSUD Merah Putih.

Mereka minum miras pada Minggu malam dan meraciknya di rumah MF. Yang mana MF merupakan warga Paremono yang baru saja pulang dari tanah rantau di Jakarta.

Setelah itu, mereka mulai meminum miras di depan sebuah konter HP. Tepatnya di sebelah rumah MF.

Maryanto menyebut, pemilik konter merasa terganggu dengan aktivitas mereka.

Lantas, mereka diminta untuk berpindah tempat jika ingin mabuk-mabukan. Sekelompok pria itu kemudian berjalan di sepanjang gang di samping rumah MF.

Dia mengatakan, mereka baru merasakan efek samping dari miras itu saat siang hari.

Mereka pun dibawa ke rumah sakit karena mengalami mual, muntah, hingga sesak napas.

"Untuk MB, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit sekitar pukul 01.00," jelasnya.

Kemudian, ada satu korban yang saat ini masih kritis di RSUD Muntilan.

Sementara tiga korban lain, dalam keadaan sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

Namun, keterangannya masih belum jelas. Sehingga belum ada penetapan tersangka.

Baca Juga: Gempa 5.8 Magnitudo di Gunungkidul Bukan Megathrust, Ahli Gempa UGM Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Dari TKP rumah MF, polisi menemukan sejumlah botol, kemasan parfum, bekas muntahan, dan sejumlah barang bukti lainnya. Berdasarkan pemeriksaan sementara, miras oplosan itu dicampur dengan parfum pewangi.

"Jenis mirasnya masih dalam penyelidikan. Informasi dari saksi, miras itu dari Purworejo," sambungnya. (aya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Tewas #Kabupaten Magelang #alkohol parfum #meninggal dunia #Polsek Mungkid #minuman keras #miras oplosan #tenggak miras oplosan #Mungkid