JOGJA – Kericuhan terjadi di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Gondokusuman, Kota Jogja, Minggu (2/6/2024) dini hari. Tepatnya di area sebelah barat toko Gardena.
Kericuhan ini melibatkan dua kelompok, yakni kelompok pengendara motor dan warga sekitar.
Kasi Humas Polresta Jogja AKP Sujarwo mengatakan, pihaknya mengamankan empat orang usai kericuhan ini.
Empat orang itu adalah pengendara sepeda motor yang bentrok dengan warga sekitar.
Keempat pengendara yang diamankan berinisial DS, 20, dan HE, 21.
Keduanya adalah warga Semaki, Umbulharjo, Kota Jogja.
Kemudian SNB, 26, warga Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman serta IP, 18, warga Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja.
“Kami amankan empat orang yang sedang dipukuli massa di Jalan Urip Sumoharjo Gondokusuman, timur toko Gardena,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (2/6/2024).
Sujarwo menjelaskan, awal mula kejadian berawal dari rombongan motor dari dari arah timur Jalan Urip Sumoharjo. Saat itu, sekitar 50 motor melintas dan memenuhi jalan.
Tak berselang lama, tiba-tiba terjadi gesekan dengan warga sekitar. Hingga akhirnya terjadi kericuhan dan pengejaran.
Empat orang di antaranya menjadi bulan-bulanan warga sekitar lokasi kejadian.
"Selanjutnya sampai di barat toko Gardena terjadi keributan dengan warga sekitar toko Gardena dan empat orang sempat tertangkap massa dan dipukuli," katanya.
Ia menjelaskan, dari keterangan saksi, ombongan pemotor sempat melemparkan benda tumpul dan mengenai warga yang berada di pinggir Jalan Urip Sumoharjo.
Akibatnya, warga lalu melakukan pengejaran terhadap pemotor dan berujung ricuh di simpang empat Galeria Mall.
Dalam kejadian tersebut, ada seorang yang telah mengaku sebagai korban dari rombongan konvoi sepeda motor tersebut.
“Luka pada kepala sebelah belakang karena lemparan benda tumpul. Dilempar di depan Gardena," jelas Sujarwo.
Usai kejadian, empat orang yang diamankan digiring ke Mapolsek Gondokusuman.
Dari pengakuannya, ternyata rombongan motor tersebut adalah alumnus salah satu SMP negeri di Kota Jogja.
Mereka baru saja pulang dari acara reuni di kawasan Kaliurang, Sleman.
"Acara reuni di Kaliurang mengadakan musik dangdut, lalu pulang jam 22.00 WIB. Saat pulang, mereka memutuskan untuk konvoi dengan 50 sepeda motor dan akhirnya berujung ricuh," ujar Sujarwo. (tyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva