RADAR JOGJA-Proses evakuasi mayat pria yang ditemukan dalam toren di salah satu rumah warga Pondok Aren, Tangerang Selatan memakan waktu hingga 3,5 jam. Kondisi mayat yang telah membengkak, membuat proses evakuasi tersebut berjalan lebih lama.
Melansir dari laman Jawa Pos, sebelumnya warga dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di dalam toren air pada Senin (27/5) sekitar pukul 17.30 WIB. Tepatnya di Gang Samid Sian RT 003/001, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan, proses evakuasi mayat dalam toren sudah dilakukan sejak pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Namun, karena toren air dalam keadaan penuh, mereka harus mengosongkannya terlebih dahulu.
Tidak sampai disitu saja, melihat kondisi mayat yang tidak memungkinkan, sehigga pihaknya juga harus memotong besi toren terlebih dahulu, agar nantinya toren dapat diturunkan.
“Setelah diturunkan, baru proses mengeluarkan mayat dalam toren yang sudah membengkak,” papar Bambang.
“Petugas pun harus menggergaji toren tersebut agar mayat bisa dikeluarkan,” tambahnya.
Setelah mayat berhasil dikeluarkan, kemudian tim Inafis Polres Tangerang Selatan memasukkan mayat tersebut ke dalam kanton jenazah, lalu mengantarkannya menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati dengan menggunakan ambulans.
“Untuk dilaksanakan otopsi mayat guna mengetahui penyebab kematian dan waktu kematiannya serta detail identitas jenazah tersebut. Butuh waktu lumayan,” jelas Bambang.***
Editor : Iwa Ikhwanudin