BANTUL – Pemuda di Kalurahan Pendowoharjo, Sewon, Bantul menjadi korban penganiayaan pada Rabu (8/5/2024) malam.
Penganiayaan diduga karena batalnya transaksi cash-on-delivery atau COD antara korban dan pelaku.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana menyampaikan, pelaku terduga pemukulan adalah Krisna, warga Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan, Kota Jogja.
Sedangkan korbannya berinsial RE, 23, warga Pendowoharjo, Sewon, Bantul.
Jeffry menjelaskan, kejadian bermula pada Rabu (8/5/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat itu korban datang di salah satu angkringan di Kalurahan Pendowoharjo untuk membeli makanan dan nongkrong bersama teman-temannya.
Setelah itu sekitar pukul 23.00 WIB, terduga pelaku Krisna datang bersama temannya berboncengan dengan mengendarai sepeda motor.
"Sesampainya di angkringan, kemudian pelaku langsung turun dari motor dan langsung masuk ke angkringan. Kemudian menggebrak meja dan berkata ‘saiki rampungke masalahmu ro aku’," ujar Jeffry, Jumat (10/5/2024).
Setelah itu, korban bersama terduga pelaku pergi ke sebelah angkringan tersebut untuk membahas masalah yang ada.
Di mana korban dan terduga pelaku membahas permasalahan terkait pembatalan COD kaus.
Keduanya membahas permasalahan akibat batalnya COD kaus pada tanggal 30 April 2024.
Akibat pembatalan COD kaus yang dilakukan oleh korban, keluarga terduga pelaku penganiayaan menanggung malu. Sebab acara tunangan pelaku menjadi gagal.
Kemudian, korban berusaha menjelaskan kepada calon tunangan pelaku. Akan tetapi ditolak oleh pelaku.
Kemudian pelaku langsung memukul dengan tangan kosong sebanyak satu kali. Hingga mengenai pelipis kiri korban.
“Setelah itu pelaku menendang dan mengenai kepala bagian belakang," kata Jeffry.
Setelah itu, terduga pelaku bersama temannya langsung kabur meninggalkan lokasi angkringan.
Akibat kejadian tersebut, RE mengalami luka lecet di bagian pelipis kiri dan memar di kepala bagian belakang.
"Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek Sewon untuk ditindaklanjuti," jelas Jeffry. (tyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva