Uang tersebut diduga akan digunakan oleh pelaku untuk menggelar resepsi pernikahannya yang akan dilangsungkan pada tanggal 5 Mei 2024.
Dilansir dari Jawa Pos, Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Patiran mengungkapkan bahwa motif pernikahan menjadi alasan utama di balik pembunuhan ini.
"Iya baru menikah, ijab qobul di bulan Maret dan rencana tanggal 5 besok mau resepsi, makanya dia ke Palembang mau melaksanakan resepsi," kata Kompol Patiran.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami motif lain di balik pembunuhan ini.
Perwira dengan pangkat melati satu di pundah ini menjelaskan bahwa pemeriksaan hingga kini masih dilanjutkan dan akan diperiksa semakin mendalam
Kasus ini berawal dari penemuan mayat perempuan di dalam koper berwarna hitam di pinggir Jalan Inspeksi Kalimalang, Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (25/4), dengan korban diketahui bernama RM, 50 tahun.
Penemuan mayat ini kemudian memicu penyelidikan oleh Polres Metro Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Gogo Galesung menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya tanda benturan di bagian kepala korban tapi kondisinya masih utuh.
Ahmad Arif Ridwan Nuwloh nekat membunuh RM untuk mendapatkan uang demi membiayai resepsi pernikahannya.
Motif ini terungkap setelah penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Penemuan mayat RM dalam koper di Bekasi menjadi awal mula kasus ini terungkap.
Editor : Bahana.