Pria asal lampung itu ditemukan oleh salah satu pegawai hotel pada Rabu (21/2) siang dalam keadaan tergeletak dan terbungkus kain hitam. Korban disebut sempat meminta bantuan dari resepsionis hotel pada pagi hari.
“Saat itu karyawan kami langsung mengeceknya, karena waktu sarapan juga, mungkin ada butuh bantuan, Namun saat diketuk pintu kamarnya tidak ada respons,” kata pegawai hotel, Kamis (22/2/2024).
Saat resepsionis hotel kembali untuk mengecek kamar tersebut, ternyata pintu kamar korban tidak terkunci.
Setelah dibuka, petugas mendapati ada tubuh yang sudah tergeletak.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, mengeatakan bahwa korban ditemukan dalam keadaan penuh luka lebam, kaki dan tangannya diikat lakban serta dibungkus kain hitam, yang ditangan korban terdapat gunting.
Tono menyebut bahwa pada tubuh korban ditemukan luka lebam akibat benda tumpul.
“Pada leher yang diduga akibat ikatan benda tumpul sehingga menimbulkan rembesan darah pada otot kanan dan otot kiri leher korban, yang mengakibatkan tersumbatnya aliran pernafasan,” ucapnya.
Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto juga menyebut identitas pelaku berhasil diketahui melalui rekaman CCTV hotel.
“Dari rekaman CCTV hotel, korban datang menginap ditemani seorang pria yang diduga merupakan pelaku pembunuhan,” kata Tono, kepada wartawan, Jumat (23/2).
Saat ini polisi masih mendalami penyelidikan terkait kasus dugaan pembunuhan ini.