RADAR JOGJA - Sebuah keluhan dari seorang penumpang bernama Dino tengah mencuri perhatian di media sosial setelah ia mengungkapkan pengalaman pahit kehilangan barang berharganya selama perjalanan dengan bus Rosalia Indah.
Dino, melalui akun Twitter pribadinya, membagikan kisahnya yang kemudian mengejutkan banyak netizen.
Dino menjadi korban pencurian iPad yang berada di dalam tasnya, yang ironisnya, digantikan oleh pelaku dengan sebuah buku.
Kejadian ini tidak hanya menimpa Dino, melainkan juga sejumlah penumpang lainnya yang menjadi korban kehilangan barang berharga di bus Rosalia Indah.
Setelah cuitan Dino menjadi viral, banyak korban lainnya turut bersuara dan menceritakan pengalaman serupa mereka.
Akun Twitter @sariroti_coklat menjadi tempat curhat bagi korban kehilangan barang di bus Rosalia Indah.
Hasilnya sungguh mengejutkan, dengan lebih dari 40 kasus kehilangan yang menggunakan modus serupa, yaitu barang yang diganti dengan buku.
Rata-rata, barang yang menjadi incaran pelaku adalah laptop yang berada di dalam tas penumpang.
Modus operandi yang seragam ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada sindikat terstruktur di dalam bus tersebut, yang dengan sengaja mencuri barang berharga penumpang dan menggantinya dengan buku.
Sejumlah korban yang mencoba melakukan komplain kepada pihak Rosalia Indah mengungkapkan bahwa respons yang diterima tidak memuaskan.
Para penumpang merasa bahwa tidak ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk menanggapi dan menyelesaikan kasus-kasus kehilangan ini.
Melalui akun @tanyakanrl, netizen lainnya juga ikut menyuarakan kecurigaan terhadap adanya sindikat besar di dalam bus Rosalia Indah.
"Ternyata ada 30 kasus kehilangan barang di Rosalia Indah loh. Sindikatnya besar juga. Fix komplotan ini mainnya," ujar salah satu akun.
Dalam perkembangan terbaru, pihak Rosalia Indah telah menghubungi Dino dan meminta maaf atas kejadian yang menimpanya.
Langkah selanjutnya, perusahaan ini berkomitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh bersama dengan awak bus yang terlibat dalam kejadian ini.
Manajemen PT Rosalia Indah Transport secara resmi menerbitkan press release melalui akun sosial media mereka di Instagram dan Twitter.
"Manajemen PT Rosalia Indah Transport sedang melakukan proses investigasi lebih lanjut secara internal," tulis pernyataan tersebut.
"Investigasi ini akan melibatkan awak bus di unit bus terkait yang sudah diagendakan untuk panggilan ke pusat guna mengikuti proses investigasi," sambungnya.
"PT Rosalia Indah Transport meminta maaf atas kejadian yang menimpa penumpang setia kami dan akan berkomitmen untuk menyelesaikan proses investigasi," tutup pernyataan mereka, berharap agar kasus serupa tidak terulang dan penumpang dapat merasa aman dalam perjalanan menggunakan jasa transportasi mereka.
Editor : Bahana.