Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Punya Utang Rp 9M, Kekayaan Naik Hampir Rp 5 M Setahun, Segini Harta Kekayaan Mantan Kepala Kantor Bea Cukai DIY yang Jadi Tersangka KPK

Bahana. • Kamis, 14 Desember 2023 | 18:24 WIB
Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto usai klarifikasi terkait LHKPN di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (7/3/2023). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto usai klarifikasi terkait LHKPN di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (7/3/2023). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

RADAR JOGJA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto sebagai tersangka pada Jumat (8/12/2023).

Penetapan Eko sebagai tersangka disampaikan Direktur penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu dan konfrensi pers resmi.

Dugaan gratifikasi ditemukan dari laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) yang dimiliki Eko, dinilai ganjil.

Dilansir Radar Jogja dari Klikpendidikan.id ternyata harta kekayaan Eko Darmanto naik hampir Rp5 miliar dalam setahun.

Harta kekayaan Eko yang dilaporkan pada LHKPN pada tahun 2021 tercatat sebanyak Rp6,72 miliar. 

Harta kekayaannya melonjak drastis pada akhir tahun 2022.

Total harta kekayaan Eko di akhir tahun 202 mencapai Rp11,49 miliar.

 

Berdasarkan data tersebut, maka kenaikan harta kekayaan Eko Darmanto mencapai 71,03 persen atau senilai Rp4,77 miliar dalam setahun.

Harta kekayaan Eko terbagai berbagai jenis seperti, alat transportasi, harta bergerak, seperti properti, serta kas dan yang setara dengan kas.

Eko memiliki dua bidang tanah dan bangunan yang ada di Kota Malang dan  Jakarta Utara.

Tanah dan bangunannya yang berada di Malang bernilai Rp3 miliar, sedangkan yang ada di Jakarta Utara bernilai Rp11 miliar.

Berdasarkan data tersebut, total harta kekayaan Eko Darmanto berupa tanah dan bangunan berjumlah Rp14 miliar.

Ia juga memiliki 9 mobil yang berasal dari berbagai merek dan memiliki varian harga yang berbeda-beda.

Salah satu mobil miliknya yakni mobil BMW sedan tahun 2018 seharga Rp750 juta. Jika ditotalkan, ke-9 mobil miliknya tersebut bernilai hampir Rp3 miliar.

Tak hanya itu, Eko Darmanto juga menyimpan harta kekayaan berupa harta bergerak senilai Rp100.700.000.

Meskipun harta berupa kas dan yang setara dengan kas mengalami penurunan sebesar 149,9 juta dalam setahun, tetapi tidak membuat harta kekayaannya berkurang. 

Pada tahun 2021, ia tercatat memiliki kas sebesar Rp238,9 juta, tetapi berkurang pada tahun 2022 hingga menyisakan sebesar Rp89 juta saja.

Namun, ia memiliki utang lebih dari Rp 9 miliar pada tahun 2021 dan berkurang menjadi Rp5,6 miliar pada tahun 2022.

Adanya utang tersebut menyebabkan total harta kekayaan yang dimiliki Eko Darmanto berkurang dalam penghitungan KPK.

Pada Tahun 2022, seharusnya total harta yang dimiliki Eko Darmanto berjumlah Rp17,1 miliar dikurangi dengan utangnya sehingga hanya dicatat senilai Rp11,49 miliar. 
Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Eko Darmanto #tersangka #harta kekayaan #KPK #Kepala Bea Cukai DIY