RADAR JOGJA - Seorang remaja asal Karawang, Jawa Barat, bernama Yoga Pratama Putra, harus berurusan dengan polisi setelah pernyataannya di media sosial mencuat.
Yoga, lewat Instagram stories-nya (@yoga_nakagawa.02), menyebutkan niatnya untuk melempar bom ke tengah massa aksi bela Palestina.
Pernyataan kontroversial itu langsung menarik perhatian publik setelah Yoga membagikan ulang unggahan dari akun Instagram @karawang_kekinian, dengan menambahkan caption provokatif yang berisi ancaman bom ke tengah massa aksi.
"Enak dijatohin bom kayaknya nih," tulis Yoga, dikutip pada Senin (27/11/2023).
Dalam foto yang diunggah, ribuan massa aksi bela Palestina terlihat berkumpul di Jalan Ahmad Yani, Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Karawang Kota, pada Minggu, 26 November 2023.
Tak butuh waktu lama bagi anggota Polres Karawang untuk mendatangi kediaman Yoga di Perum Grand Permata, Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang.
Saat diinterogasi, Yoga segera mengakui kesalahan dan meminta maaf atas tulisannya yang memicu kontroversi di media sosial.
"Saya Yoga Pratama Putra dengan akun Instagram @yoga_nakagawa.02 dengan ini saya menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, terutama warga Karawang yang ikut serta dalam aksi mendukung dan membela Palestina," ucapnya.
"Saya menyesali perbuatan saya dengan postingan yang tidak enak dan mengandung unsur sara. Saya sangat menyesal telah melakukan ini. Saya berjanji akan lebih bijak dalam bersosial media di kemudian hari," tambah Yoga.
Tak hanya itu, orang tua Yoga yang berada di lokasi kejadian juga ikut menyampaikan permintaan maaf.
"Sebagai seorang ibu, saya akan lebih bijak mendidik anak saya. Saya mohon maaf, maafkan anak saya," tandas ibu Yoga dengan wajah penuh penyesalan.
Editor : Bahana.