SLEMAN, RADAR JOGJA - Beberapa hari terakhir jagat Twitter atau X digegerkan dengan adanya dugaan kekerasan seksual di Universitas Negeri Yogyakarta.
Informasi tersebut awalnya disebarkan oleh akun X @UNYmfs atau UNYmenfess dengan potongan pesan di aplikasi WhatsApp.
Dinarasikan dalam unggahan tersebut, seorang mahasiswi menjadi korban kekerasan seksual seniornya yang menjadi anggota BEM.
Dinarasikan, korban yang tidak diketahui identitasnya itu takut melapor.
Unggahan itu sempat menjadi perhatian publik karena menjadi trending.
Polda DIY melalui Ditreskrimsus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mencari tau sosok korban kekerasan seksual.
Namun, hingga Senin (13/11) tidak ada laporan dari pihak korban atau mana pun terkait adanya kekerasan seksual.
Adanya konten itu dapat dilihat oleh publik luas.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIJ Kombes Pol Idham Mahdi mengatakan, mencari sosok korban yang melaporkan ke unggahan X itu.
"Korban yang diduga kekerasan seksual di unggahan itu tidak ditemukan dan tidak ada yang melapor," katanya kepada wartawan, Senin (13/11).
Malah selanjutnya, sosok yang tertuduh yakni pria inisial MF malah melaporkan akun yang menyebarkan itu ke Polda DIJ. Dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi.
Dari hasil pemeriksaan, diperoleh upaya penangkapan terhadap pelaku lelaki inisial RAN, 19 yang berstatus mahasiswa.
Barang bukti yang disita ada tulisan konten yang sama dan akun X yang digunakan untuk mengunggah ada di Ponsel RAN.
Draf tulisan korban kekerasan seksual terdapat di Ponsel RAN. "Ditangkap pelaku RAN sebagai tersangka," tambah Idham. (rul).
Editor : Bahana.