RADAR JOGJA- Pembunuhan keji Khori atau Satir warga Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan terhadap menantunya Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah yang tengah hamil tujuh bulan akhirnya terkuak.
Khori awalnya mengaku korban dibunuh karena lapar. Namun ternyata bohong besar.
Setelah polisi mendalami kasusnya, ternyata di balik motif pembunuhan itu korban menolak diajak bercinta. Lantas korban hendak diperkosa.
Kemudian korban berteriak.
Panik mantunya berteriak, Khori bergegeas menuju dapur.
Dia mengambil sebilah pisau, lalu kembali ke kamar mantunya itu. Dia menindih dan menggorok leher korban.
Seketika Fitria, sang menantu pun meregang nyawa.
"Korban habis mandi. Dia melihat korban ini dalam kamar posisi telentang. Karena hasratnya muncul, masuk dalam kamar menciumi mantunya," ucap Waka Polres Pasuruan Kompol Hari Aziz, pada Kamis (2/11/2023).
Menurutnya, pelaku menyayat satu kali. "Dalamnya 13 centimeter," ujarnya.
Diketahui aksi biadab Khoiri itu terjadi pada Selasa (31/10/2023) sore.
Suami korban, Sueb melihat istrinya terkapar di atas kamar tidur dalam kondisi berlumuran darah. Lantas Sueb berteriak dan warga berdatangan ke lokasi.
Setelah melakukan perbuatan keji tersebut, pelaku kabur ke rumah tetangganya untuk mengamankan diri.
Ia bersembunyi di dalam kamar dengan dikunci dari dalam. Namun ia segera diamankan polisi.(Dwi Putri Birgita Lumban Nahor/Radar Jogja)
Baca Juga: Chelsea Bertemu Newcastle United di Perempat Final Carabao Cup, Liverpool Menghadapi West Ham
Editor : Meitika Candra Lantiva