RADAR JOGJA - Sebuah video viral menggambarkan dua pemuda yang tidak punya perasaan, tega menganiaya seorang pengemis disabilitas. Bahkan mereka merampas senilai Rp 210 ribu milik korban.
Video ini terekam oleh kamera CCTV yang berada di lokasi tempat kejadian.
Dalam video yang menjadi viral di berbagai media sosial, dua pemuda yang mengenakan kaos hitam dan jaket hitam terlihat mencoba merebut uang dari seorang pemuda disabilitas yang mengenakan baju biru.
Sang korban, yang tidak dapat berdiri atau memberikan perlawanan, berusaha mempertahankan uangnya ketika kedua pelaku berusaha merampasnya.
Namun, kedua pelaku terus menerus menarik korban hingga terjadi penarikan dan perampasan yang kasar. Korban akhirnya terjungkal di tanah akibat serangan kedua pemuda tersebut.
Pasca mendapatkan penganiayaan dan perampok, korban yang bernama M Hutapea tersebut menjelaskan bahwa uangnya senilai Rp 210 ribu di rampas kedua pelaku.
“Sedang tidur di sini, kemudia di rampasnya uang dari celana. Ini tangan luka”. Ujar korban.
Hutapea menyampaikan bahwa diri nya sendiri tinggal di Kawasan Pasar Parluasan, Kota Pematang Siantar. Disana, ia hidup sebatang kara tanpa istri dan anak. Ia terpaksa hidup dengan mengemis karena keterbatasan gerak dan berbicara.
Video ini mendapatkan berbagai komentar dan reaksi dari para netizen yang terkejut dan marah atas perilaku kejam kedua pelaku.
Beberapa di antara mereka bahkan mengecam kebiadaban kedua pemuda tersebut.
Dari keterangan pengunggah video, insiden ini terjadi di depan Toko Roti Ganda Siantar, di Jalan Kartini No. 21, Proklamasi, Kecamatan Siantar Bar, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. (Hasnul Fauzi)
Editor : Bahana.