Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Saksi Kunci dalam Kasus Dokumen Trump Capai Kesepakatan dengan Jaksa

Bahana. • Jumat, 8 September 2023 | 21:33 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Kabar heboh mencuat dalam perkara yang menuduh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan kelalaian dalam pengurusan dokumen berkelas setelah meninggalkan jabatannya.

Seorang saksi kunci dalam kasus ini telah mencapai kesepakatan dengan jaksa untuk memberikan kesaksian, demikian disampaikan mantan pengacaranya dalam pengajuan pengadilan pada hari Rabu.

Kesepakatan ini terwujud setelah kantor Jaksa Khusus Amerika Serikat, Jack Smith, mengancam akan menuntut saksi tersebut, yang merupakan kepala teknologi informasi di resor Mar-a-Lago milik Trump di Florida, atas dugaan berbohong kepada dewan juri.

Pengacara Stanley Woodward yang mewakili salah satu dari dua karyawan Trump yang terlibat dalam kasus ini juga memberikan informasi ini dalam pengajuan tersebut.

Saat ini, Woodward menjalankan peran hukumnya untuk Walt Nauta, salah satu dari dua karyawan Trump yang menjadi terdakwa dalam kasus ini, selain saksi kunci tersebut yang namanya tidak diungkapkan dalam pengajuan hari Rabu.

Situasi menjadi semakin rumit karena jaksa telah mengumumkan bahwa karyawan tersebut mungkin akan memberikan kesaksian dalam persidangan, yang menciptakan potensi konflik kepentingan bagi Woodward.

Pengacara ini harus menghadapi kemungkinan bahwa mantan kliennya akan memberikan kesaksian yang dapat merugikan kliennya saat ini.

Meskipun Woodward tidak menolak permintaan Hakim Distrik Amerika Serikat Aileen Cannon untuk mengadakan dengar pendapat mengenai masalah ini, dalam pengajuan hari Rabu, ia mengusulkan bahwa tindakan jaksa dalam menangani kesaksian manajer teknologi informasi tersebut adalah tindakan yang tidak sah.

Kasus ini memikat perhatian dunia karena salah satu dari empat penuntutan pidana yang menghadapi Donald Trump. Mantan Presiden AS ini telah memimpin dalam mencari nominasi Partai Republik untuk bertarung dalam pemilihan presiden tahun 2024 melawan Presiden Demokrat Joe Biden.

Sebelumnya, jaksa telah mengungkapkan bahwa saksi kunci ini, yang diidentifikasi oleh media seperti Politico dan CNN sebagai Yuscil Taveras, memiliki informasi penting tentang upaya ajudan pribadi Trump, Walt Nauta, dan pihak lain dalam menghalangi penyelidikan dokumen berkelas. Saat ini, pengacara Taveras belum memberikan komentar mengenai kesepakatan ini.

Jaksa mendakwa Trump, Nauta, dan seorang karyawan Mar-a-Lago ketiga, Carlos De Oliveira, telah berusaha menghalangi upaya pemerintah untuk mengambil kembali dokumen sensitif yang dibawa ke resor Florida tersebut setelah Trump meninggalkan jabatannya. Ketiganya telah mengaku tidak bersalah.

Jurubicara kantor Smith menolak memberikan komentar, demikian juga pengacara Stanley Woodward. Jaksa telah mengatakan dalam pengajuan pengadilan bulan Agustus bahwa saksi tersebut awalnya membantah mengetahui adanya penghalangan.

Setelah menerima surat dari kantor jaksa khusus yang mengancamnya dengan tuntutan pidana, ia menggugurkan Stanley Woodward sebagai pengacaranya dan kemudian mendetailkan upaya yang diduga dilakukan untuk menghapus rekaman kamera keamanan di Mar-a-Lago, kata jaksa.

Woodward menolak deskripsi jaksa dalam pengajuan hari Rabu, mengatakan bahwa karyawan teknologi informasi tersebut memberikan kesaksian baru kepada juri besar hanya setelah ditawarkan kesepakatan tanpa penuntutan, yang akhirnya tercapai setelah ia tidak lagi mewakili karyawan tersebut.

Kasus ini terus menjadi sorotan dunia, dengan banyak yang menantikan perkembangan lebih lanjut dalam persidangan yang akan datang. (Cici Jusnia)

Editor : Bahana.
#donal trump #saksi #jaksa #Amerika Serikat