Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Muhammad Naufal Zidan Dibunuh Kakak Tingkat, UI: Kami Menenangkan Keluarga, juga Musibah Kami

Amin Surachmad • Minggu, 6 Agustus 2023 | 03:46 WIB

DUKA: Muhammad Naufal Zidan, mahasiswa UI yang dibunuh oleh seniornya, Altafasalya Ardnika Basya. Pihak UI mengatakan meninggalnya Zidan juga musibah bagi UI. (Instagram mnzidan)
DUKA: Muhammad Naufal Zidan, mahasiswa UI yang dibunuh oleh seniornya, Altafasalya Ardnika Basya. Pihak UI mengatakan meninggalnya Zidan juga musibah bagi UI. (Instagram mnzidan)

 

RADAR JOGJA - Muhammad Naufal Zidan telah meninggal dunia. Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) tersebut dibunuh kakak tingkatnya.

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian Dan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) Untung Yuwono mengatakan, pihaknya mendengar kabar kematian mahasiswanya, Muhammad Naufal Zidan, pada Jumat (4/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, pihak kampus langsung kroscek ke rumah sakit.

“Posisi itu saya sedang rapat dan sekitar pukul 14.00 WIB mendatangi rumah sakit Polri Kramat Jati. Menurut kabar, jenazah akan diautopsi, tetapi masih menunggu pihak keluarga. Lalu ibu dan ayahnya datang sebelum maghrib dan atas persetujuan mereka, autopsi itu dilakukan. Hasilnya tidak disampaikan, karena itu rahasia penyidikan,” kata Untung seperti dilasir Radar Jember (Jawa Pos Group). 

Baca Juga: Ingin Keadilan, Keluarga Minta Pembunuh Mahasiswa UI Dihukum Mati

Untung mejelaskan, jenazah Zidan diberangkatkan dari rumah sakit menuju Lumajang sekitar pukul 22.00 pada Jumat (4/8) bersama kedua orang tuanya. Sedangkan Untung bersama rombongan jajaran perwakilan UI menyusul pada Sabtu (5/8) pagi. Namun, rombongan dari UI tiba di Lumajang terlebih dahulu sebelum jenazah tiba di rumah duka.

“Kami terus menguatkan keluarga, tanggung jawab kami mewakili UI mendampingi keluarga, menenangkan keluarga. Tentu saja kami berharap keluarga yang ditinggalkan bisa menjalani ini dengan tabah. Karena peristiwa yang menimpa saudara Zidan, bukan hanya musibah keluarga. Tetapi, musibah bagi kami di UI,” kata Untung.

Baca Juga: Saya Sudah Hopeless, Pembunuh Mahasiswa UI Ngaku Menyesal dan Minta Maaf

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan mahasiswa menimpa mahasiswa Fakultas Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) berinisial MNZ, 19. Dia ditemukan tewas di dalam kosannya di wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok.

Wakasatreskrim Polres Metro Kota Depok AKP Nirwan Pohan mengatakan, kasus tersebut dilaporkan ke Polres pada Jumat (4/8) pagi pukul 10.00 WIB. Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan terbungkus plastik sampah dua lapis.

"Mayat terbungkus dalam plastik warna hitam, di bawah kolong tempat tidur. Dalam kamar itu berantakan, tapi terlihat sempat dibersihkan," kata Nirwan di Polres Metro Depok, Jawa Barat, Jumat (4/8).

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik meminta keterangan sejumlah saksi. Hasil penyelidikan membuahkan hasil dengan menangkap pelaku berinisial AAB, 23, dalam waktu 3 jam.

Baca Juga: Dibunuh Senior, Mayat Mahasiswa UI di Kamar Kos Terbungkus Plastik Sampah

Pelaku diketahui senior korban di kampus. "Adik kelas satu jurusan di Fakultas Sastra Rusia, korban adik kelas pelaku dan memang berteman saling mengenal," imbuh Nirwan.

Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga tewas pada Rabu (2/8). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Kemudian keluarga mengirim orang untuk mengecek korban di kosannya. Saat pintu dibuka, korban ditemukan tak bernyawa di dalam kantong plastik di kolong tempat tidur.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan beencana dan atau Pasal 351 ayat (5) KUHP. Pelaku terancam hukuman maksimal pidana mati.

Editor : Amin Surachmad
#ui #pembunuhan mahasiswa