Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Suporter PSS Tewas, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku

Editor News • Senin, 29 Agustus 2022 | 06:33 WIB
Ilustrasi kriminalitas. (FREEPIK COM)
Ilustrasi kriminalitas. (FREEPIK COM)
RADAR JOGJA - Suporter sepakbola di Jogjakarta kembali berduka. Kali ini salah satu suporter dari tim PSS Sleman. Ucapan duka juga diunggah langsung oleh akun ofisial PSS Sleman kepada Aditya Eka Putranda.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Keluarga besar PSS Sleman mengucapkan turut berduka atas berpulangnya saudara kita, Aditya Eka Putranda. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tulis PSS di akun Twitter, Minggu (28/8).

Aditya Eka Putranda diduga meninggal dunia usai mendapatkan penganiayaan. Tepatnya terjadi di Mejing, Gamping, Sleman. Saat itu Aditya dalam perjalanan pulang usai menonton pertandingan PSS vs Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (27/8).

Kapolres Sleman AKBP Achmad Imam Rifai membenarkan adanya peristiwa penganiayaan. Korbannya atas nama Aditya Eka Putranda. Korban meninggal dunia akibat luka-luka di sejumlah tubuhnya.

Imam menegaskan pihaknya tak berdiam diri. Usai mendapatkan laporan masyarakat, timnya berhasil mengamankan sejumlah pelaku. Seluruhnya terindikasi melakukan penganiayaan di kawasan Mejing tersebut.

"Beberapa orang sudah kita amankan, sudah dilakukan pendalaman oleh teman-teman reskrim. Masih didalami perannya masing-masing," kata Imam saat dihubungi, Minggu (28/8).

Imam menjelaskan kronologi singkat penganiayaan. Berawal saat Aditya dan rombongan pulang dari menonton pertandingan PSS melawan Persebaya. Saat itu rombongan berhenti di palang pintu kereta api daerah Gamping, Sleman.

Waktu kejadian berlangsung pada dini hari. Tepatnya saat peralihan dari Sabtu (27/8) jelang Minggu (28/8) dini hari. Rombongan berhenti karena saat itu ada kereta yang melintas.

"Berhenti karena ada kereta lewat. Kemudian, ada beberapa orang yang melakukan pengeroyokan di situ," ujarnya.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya. Tak hanya pukulan tapi juga serangan senjata tajam. Meski sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawa Aditya tetap tak tertolong.

Ditanya tentang konflik antar suporter, Imam tak mengiyakan. Ini karena pihaknya masih mendalami motif dari penganiayaan. Termasuk identitas para pelaku penganiayaan.

"Memang kejadian ini kan setelah pertandingan selesai sekitar jam setengah 11 malam. Kemudian ada kejadian ini. Itu kita mau pastikan lagi apakah itu memang ada kaitannya apa enggak," katanya.(Dwi) Editor : Editor News
#suporter meninggal dunia #polres sleman #Aditya Eka Putranda #suporter pss #suporter bola