Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

2 Perangkat Desa Terlibat Hubungan Gelap, Saat Digerebek Sudah Keluar...

Editor News • Jumat, 8 November 2019 | 14:51 WIB
KETAHUAN: Warga Tlogotirto berkumpul di kantor desa untuk mendesak pemecatan perangkat yang ketahuan selingkuh (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
KETAHUAN: Warga Tlogotirto berkumpul di kantor desa untuk mendesak pemecatan perangkat yang ketahuan selingkuh (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
RADAR JOGJA - Dua perangkat Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang tepergok menjalin hubungan terlarang. Warga mendesak agar mereka mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perangkat desa.

Ratusan warga Tlogotirto hadir di kantor desa pada Rabu (6/11). Mereka datang untuk menyuarakan aspirasi, yakni meminta dua perangkat desa, M, 36, dan NW, 23, yang ketahuan berselingkuh untuk mundur.

Hubungan M dan NW sebenarnya telah lama dicurigai warga. Namun, hubungan gelap itu baru benar-benar terbongkar saat warga memergoki M keluar dari rumah NW yang berstatus janda pada Minggu (13/10) dini hari.

Perwakilan warga Dwi Kusnanto, 31, mengatakan, musyawarah telah digelar untuk membahas persoalan amoral dua perangkat desa itu. Namun, baik M maupun NW baru menyampaikan permohonan maaf secara lisan.

”Afair mereka sudah didengar sejak lama. Bahkan sebelum NW bercerai dengan suaminya. Dari desas desus itu, masyarakat sudah curiga. Pada waktu mau digrebek, M sudah membuka pintu mau keluar rumah,” tutur Dwi seperti dilansir dari Radar Solo.

Ditegaskan Dwi, tuntutan masyarakat ada dua. Yakni M dan NW harus meminta maaf dan diberhentikan.”Maaf sudah menerima, tapi mundur kami masih mendesak,” terangnya.

Sementara itu, Camat Sumberlawang Heru Susanto membenarkan ada musyawarah warga terkait perangkat desa yang berselingkuh. Dia menyampaikan, sudah ada teguran lisan pada yang bersangkutan.

”Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi. Sebagian warga juga meminta agar mereka dicopot,” pungkas Heru. (din/ria/JPR) Editor : Editor News
#perangkat desa #Hubungan Gelap #selingkuh