Baru 34,48 Persen KK Terdaftar Perlinsos Digital, Pemkab Gunungkidul Libatkan 8.713 Agen

Dzika Fajar • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB
PENDAFTARAN PERLINSOS: Proses pendaftaran Perlinsos Digital di salah satu rumah warga Kapanewon Panggang, Gunungkidul, beberapa waktu lalu. (DZIKA FAJAR/RADAR JOGJA)
PENDAFTARAN PERLINSOS: Proses pendaftaran Perlinsos Digital di salah satu rumah warga Kapanewon Panggang, Gunungkidul, beberapa waktu lalu. (DZIKA FAJAR/RADAR JOGJA)

 

GUNUNGKIDUL - Pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kabupaten Gunungkidul masih jauh dari target.

Dari target capaian 275.819 kepala keluarga (KK), baru menjangkau 95.137 KK per 28 Oktober 2026.

Pemerintah kabupaten melibatkan ribuan agen untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses pendaftaran secara mandiri.

Kepala Bidang Fakir dan Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Gunungkidul Suyono mengatakan, sebanyak 8.713 orang telah terdaftar sebagai agen.

Namun, baru 5.750 orang atau 65,99 persen yang tercatat aktif.

Baca Juga: Prediksi Skor Bournemouth vs Aston Villa, Duel Dua Tim yang Sama-sama Kalahkan Tim Manchester

"Mereka (Agen) terdiri dari masyarakat, perangkat kalurahan, TNI, Polri, dan ASN yang terlibat sebagai agen Perlinsos Digital," kata Suyono kepada Radar Jogja, Rabu (28/10/2026).

Keberadaan agen diperlukan untuk membantu warga yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran.

Terutama kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta masyarakat yang tidak memiliki telepon seluler atau belum terbiasa menggunakan teknologi digital.

Dengan target 275.819 KK, masih terdapat sekitar 180.682 KK yang belum terdaftar.

Baca Juga: Romano Bocorkan 3 Kandidat Pelatih Manchester United, Eddie Howe Jadi Pilihan Pertama?

Perluasan jangkauan pendaftaran pun menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan agar layanan tersebut dapat diakses masyarakat di 144 kalurahan di Gunungkidul.

Kepala Dinsos P3A Gunungkidul Arkham Mashudi menjelaskan, Perlinsos Digital masih dalam tahap uji coba (piloting) secara nasional.

Gunungkidul menjadi salah satu daerah yang ditunjuk untuk melaksanakan program tersebut.

Menurut Arkham, sistem ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan diri sebagai calon penerima bantuan sosial (bansos).

Kendati demikian, pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang langsung menerima bantuan karena tetap ada persyaratan yang harus dipenuhi.

Baca Juga: Prediksi Skor Manchester City vs Brighton di Carabao Cup, The Citizens dan The Seagulls Ingin Bangki

Untuk saat ini, penerapan Perlinsos Digital menyasar bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Data yang masuk akan menjadi bagian dari proses pemadanan sebelum penentuan penerima bantuan.

Arkham mengatakan, sosialisasi terus dilakukan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.

Sementara itu, agen yang membantu proses pendaftaran bekerja secara sukarela tanpa memperoleh fasilitas dari pemerintah.

"Karena tagline kita membantu, maka agen bersifat sukarela tanpa adanya fasilitas dari pemerintah," tandasnya. (zik)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Perlinsos Digital Terdaftar Perlinsos Pemkab Gunungkidul KK agen