Kapolres Baru Gunungkidul Usung Konsep "Ngopeni" dalam Melayani Masyarakat, Ini Maksudnya ,,,

Dzika Fajar • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 09:25 WIB
ESTAFET KEPEMIMPINAN: AKBP Damus Asa menyerahkan kepemimpinan Polres Gunungkidul kepada AKBP Rosana Albertina Labobar. (Dok. Polres Gunungkidul)
ESTAFET KEPEMIMPINAN: AKBP Damus Asa menyerahkan kepemimpinan Polres Gunungkidul kepada AKBP Rosana Albertina Labobar. (Dok. Polres Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar memperkenalkan konsep Ngopeni dalam kepemimpinannya. Konsep yang berarti memahami, melindungi, dan mengabdi itu menjadi pendekatan yang ingin dibangun dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Rosana menyampaikan komitmen tersebut saat tradisi Welcome and Farewell Parade di halaman Mapolres Gunungkidul, Sabtu (10/10/2026). Ia menegaskan, pengabdian kepolisian perlu berpijak pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal masyarakat, khususnya di Gunungkidul.

“Bagi kami, konsep Ngopeni ini bukan sekadar menjaga, tetapi merawat, memperhatikan, memahami, melindungi, dan bertanggung jawab dengan sepenuh hati bagi masyarakat Gunungkidul,” kata Rosana.

Baca Juga: Lampaui Target Awal, Retribusi Wisata Gunungkidul Tembus Rp 56 Miliar

Konsep Ngopeni merupakan singkatan dari Ngerti, Ngayomi, Ngabdi. Rosana menyatakan akan melanjutkan program dan kebijakan positif dari kepemimpinan sebelumnya sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Ini juga sebagai implementasi instruksi Bapak Kapolri dan Kapolda tentang Polisi Bersama Masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, AKBP Damus Asa berpesan agar jajaran Polres Gunungkidul memberikan dukungan kepada penggantinya sebagaimana yang telah diberikan selama dirinya menjabat. Ia juga mengapresiasi kerja sama personel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mental, Lima Ribu Peserta Ikuti Meditasi Pemulihan Batin

“Saya memang meninggalkan Polres Gunungkidul, tetapi saya tidak pernah meninggalkan tali persaudaraan di antara kita,” kata Damus.

Kasi Humas Polres Gunungkidul Iptu Tukiran mengatakan, tradisi tersebut dilaksanakan setelah acara pisah sambut yang diikuti Damus dan Rosana di Bangsal Sewokoprojo pada Sabtu (3/10/2026).

“Pisah sambut juga sudah dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo pada Sabtu, 3 Oktober,” ujarnya.(zik)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Ngopeni pelayanan kepolisian kapolres gunungkidul