GUNUNGKIDUL - Harga cabai di pasar wilayah Gunungkidul mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Cabai rawit yang sebelumnya dijual sekitar Rp65.000 per kilogram kini mencapai Rp75.000. Sementara cabai keriting naik dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Kenaikan harga tersebut mulai berdampak pada pembelian masyarakat. Pedagang menyebut konsumen kini mengurangi jumlah cabai yang dibeli karena harganya lebih mahal.
Sumirah, pedagang cabai asal Karangrejek di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari, mengatakan kenaikan harga terjadi setelah pasokan cabai dari daerah pemasok berkurang.
“Penyebabnya musim kemarau panjang. Petani kurang, dalam artian kalau tidak ada air, hasil panennya kurang,” ujarnya kepada Radar Jogja, Selasa (29/9/2026).
Menurut Sumirah, cabai yang dijualnya sebagian besar didatangkan dari luar daerah, di antaranya Boyolali dan Magelang. Berbeda dengan sejumlah komoditas sayuran lain yang masih dapat diperoleh dari petani lokal.
Baca Juga: Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Billboard Raksasa di Bandung Ambruk Timpa Tiga Bangunan
Dia mengatakan, kenaikan harga dari pemasok tidak sepenuhnya bisa dibebankan kepada konsumen. Pedagang harus mempertimbangkan daya beli masyarakat, “Kalau seperti ini kita saja enggak bisa ambil untung banyak, karena nanti pembeli enggak mau ke sini. Apalagi di pasar, saingan dengan penjual lain,” ujarnya.
Dampaknya, jumlah pembelian konsumen ikut menurun. Jika sebelumnya ada pembeli yang membeli sekitar dua kilogram cabai, kini rata-rata hanya membeli satu kilogram.
Hal tersebut juga dirasakan Trisnawati, pedagang lesehan di Wonosari. Cabai menjadi salah satu kebutuhan utama untuk membuat sambal yang disajikan kepada pelanggan.
“Harapannya harga jangan terlalu naik, kalau bisa tetap stabil, standar seperti biasa, karena pengaruh sama dagangan saya. Ini untuk buat sambal dijual,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Gunungkidul Ris Heryani membenarkan adanya kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir.
“Iya, ada kenaikan harga cabai beberapa hari ini, disebabkan berkurangnya suplai atau berkurangnya panenan dari petani,” kata Ris.
Baca Juga: Mentan Amran Berikan Beasiswa untuk 20 Mahasiswa Palestina, Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian
Meski harga cabai naik, dia menyebut belum terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat. “Kalau permintaan belum ada kenaikan,” ungkapnya.(cr1)
Editor : Bahana.