Usai Makan Lotek, Pria di Wonosari Gunungkidul Tetiba Tersungkur dan Meninggal

Dzika Fajar • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 20:56 WIB

 

Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com
Ilustrasi mayat. Foto: Halodoc.com

 

 

GUNUNGKIDUL - Seorang pria berinisial MYW, 49, meninggal dunia setelah tiba-tiba tersungkur di sebuah warung lotek dan gorengan di Trimulyo I, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Senin (28/9/2026) siang. Sebelum terjatuh, korban sempat mengeluhkan sesak napas setelah menyantap makanan.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 . Korban yang merupakan warga Madusari, Kalurahan Wonosari, datang ke warung milik Siti Susilah. Ia memesan seporsi lotek, gorengan, dan es teh.

 

Setelah menghabiskan lotek dan meminum setengah gelas es teh, korban masih duduk di warung. Namun, tak lama kemudian, tubuhnya mendadak doyong ke arah timur hingga kepala membentur lantai cor. Korban terjatuh dalam posisi tertelungkup.

 Baca Juga: Tampil Perkasa, Tim Putri SMAN 1 Sewon Tundukkan SMAN 2 Bantul 44-12 di DBL Yogyakarta 2026

Pemilik warung, Siti Susilah, mengaku mendengar suara dengkuran keras dari korban sesaat setelah terjatuh.

 

“ Kemudian saya dengar dia mendengkur keras sekali, seperti suara orang sekarat,” ujar Susi.

 

Susi kemudian meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi kepolisian serta ambulans GES. Petugas medis yang tiba di lokasi sempat melakukan resusitasi jantung paru (RJP), tetapi nyawa korban tidak tertolong.

 

Kapolsek Wonosari AKP Tri Wibawa mengatakan, hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Polisi hanya mendapati luka pada pelipis kiri korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh.

 Baca Juga: Dominasi Pertahanan Memukau, SMA Stella Duce 2 Yogyakarta Tumbangkan SMAN 6 Yogyakarta 29-12

"Di bagian lantai cor ditemukan bekas darah yang diduga berasal dari benturan korban," jelasnya.

 

Korban kemudian dibawa ke RSUD Wonosari. Berdasarkan pemeriksaan dokter, korban sudah tidak menunjukkan denyut nadi maupun pernapasan.

 

Tri menyebut dugaan awal kematian berkaitan dengan riwayat penyakit korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya kerap mengalami sesak napas dan diduga memiliki riwayat penyakit jantung serta paru.

 Baca Juga: Lomba Menyanyi Anak-Anak Manunggal Fair 2026 Kulon Progo Dibatalkan, Penyelenggara Minta Maaf

"Korban beberapa minggu lalu sempat berobat ke dokter dan disarankan melanjutkan pemeriksaan ke RSUD Wonosari atau dokter spesialis," ungkapnya.

 

Setelah pemeriksaan di RSUD Wonosari, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Sehari-hari, korban bekerja sebagai juru parkir di sisi barat Pasar Argosari, Wonosari.(cr1)

Editor : Heru Pratomo
kepek RSUD Wonosari wonosari Gunungkidul lotek