GUNUNGKIDUL - Kebutuhan dokter di sejumlah puskesmas Gunungkidul masih belum terpenuhi sesuai standar. Di tengah kondisi tersebut, sebanyak 30 dokter internship angkatan ketiga 2026 ditempatkan di Gunungkidul melalui dua rumah sakit. Yakni RS Panti Rahayu dan RS PKU Muhammadiyah.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Ismono mengatakan, dari 30 dokter internship tersebut, 16 dokter ditempatkan melalui wahana RS Panti Rahayu dan 14 dokter lainnya melalui RS PKU Muhammadiyah. “Di puskesmas Kabupaten Gunungkidul kebutuhan dokter masih diperlukan untuk memenuhi standar, khususnya di puskesmas rawat inap dengan minimal tiga dokter umum,” beber Ismono Kamis (24/9).
Baca Juga: Ada Lima Tambang Ilegal, DPUPESDM DIY Klaim Telah Layangkan Surat Teguran: Akan Libatkan APH
Meski penempatannya melalui rumah sakit, keberadaan dokter internship tersebut diharapkan tetap membantu pelayanan kesehatan di puskesmas. Mereka dapat dilibatkan dalam pelayanan di puskesmas pembantu (pustu), posyandu, hingga kunjungan langsung ke masyarakat.
Menurut Ismono, keterlibatan dokter internship dalam pelayanan tersebut dapat membantu memperluas jangkauan layanan kesehatan. Terutama di wilayah yang kebutuhan dokternya masih belum terpenuhi.
Baca Juga: Peneliti Internasional Kembali Teliti Formasi 'Bahtera Nuh' di Turki
Penempatan 30 dokter internsip itu merupakan bagian dari Program Internship Dokter Indonesia. Selain membantu pelayanan, program tersebut juga menjadi sarana bagi dokter untuk mendapatkan pengalaman dalam memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. (cr1/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita