GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul mengerahkan personel untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan lurah (pilur) serentak di sejumlah kalurahan. Kesiapan personel ditandai dengan apel pergeseran pasukan yang dipimpin Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa di halaman Mapolres Gunungkidul Kamis (24/9).
Apel diikuti pejabat utama (PJU), para perwira, kapolsek jajaran, serta personel yang akan diterjunkan ke wilayah penugasan. Dalam arahannya, Damus menegaskan pilur merupakan bagian dari proses demokrasi di tingkat kalurahan yang harus dikawal agar berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Polri, lanjutnya, bertanggung jawab memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. “Kehadiran kita dalam melaksanakan giat pengamanan pemilihan lurah harus membawa dampak bagi masyarakat dengan memberikan rasa aman, nyaman, dan damai,” tegasnya.
Baca Juga: Mantu Kiai di Ponpes Sleman Disebut Ancam Korban Pemerkosaan Pakai Dalil Nikah Siri
Damus meminta, setiap personel memahami karakteristik wilayah serta potensi kerawanan di lokasi penugasan. Netralitas Polri juga menjadi penekanan. Personel dilarang memihak maupun memberikan dukungan kepada kelompok atau calon lurah tertentu.
Menurut Damus, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan jumlah personel yang diterjunkan. Kesiapan dan soliditas koordinasi di lapangan menjadi faktor penting. Karena itu, personel diminta aktif berkomunikasi dengan panitia pemilihan dan pemangku kepentingan terkait.
Setiap perkembangan situasi maupun informasi di lapangan harus dilaporkan secara berjenjang. Informasi yang disampaikan juga harus dapat dipertanggungjawabkan sehingga potensi gangguan bisa segera diantisipasi tanpa mengganggu tahapan pemilihan.
Baca Juga: Chelsea Pantau Bek Muda Real Sociedad, Siap Rogoh Rp900 Miliar pada Januari
Damus juga meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Pengamanan pilur, kata dia, bukan hanya untuk menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan rasa aman selama proses pemilihan.
“Tugas ini merupakan amanah. Laksanakan dengan penuh keikhlasan dan niatkan sebagai ibadah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya. (uma/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita