Jelang Pilur! Gunungkidul Gelar Kampanye selama Tiga Hari, Logistik Juga Dikebut

Dzika Fajar • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 20:53 WIB
MELINTAS: Pengendara saat melewati depan kantor Kalurahan Wonosari. Tahapan Pilur Serentak 2026 terus berjalan menuju hari pemungutan suara.Dzika Fajar/Radar Jogja
MELINTAS: Pengendara saat melewati depan kantor Kalurahan Wonosari. Tahapan Pilur Serentak 2026 terus berjalan menuju hari pemungutan suara.Dzika Fajar/Radar Jogja

GUNUNGKIDUL – Persaingan menuju pemilihan lurah (Pilur) di 31 kalurahan di Gunungkidul memasuki tahap kampanye yang berlangsung selama tiga hari, 20–22 September 2026 menjelang pemungutan suara pada 26 September. Di tengah tahapan kampanye, pengadaan surat suara dan penyiapan logistik pemungutan suara juga terus dikebut oleh masing-masing kalurahan.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto mengatakan, singkatnya masa kampanye harus dimanfaatkan calon untuk mengenalkan diri kepada masyarakat, menyampaikan visi, misi, dan program sebelum memasuki masa tenang.

“Kesempatan ini bisa digunakan mengenalkan diri secara luas ke masyarakat,” katanya saat dihubungi, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga: Belum Dibangun, 114 Gerai KDMP di Gunungkidul Masih Terkendala Lahan  

Meski waktunya terbatas, calon lurah tetap harus mematuhi ketentuan kampanye. Seluruh calon telah menandatangani deklarasi damai saat penetapan dan pengundian nomor urut pada 8 September lalu. Sejumlah larangan juga diberlakukan selama kampanye. Di antaranya calon tidak diperbolehkan menjelek-jelekkan calon lain maupun melakukan perusakan fasilitas umum.

Pengamanan tahapan kampanye juga dikoordinasikan dengan aparat. “Terus dilakukan koordinasi karena pengamanan juga akan melibatkan dari polres maupun kodim, ” ujarnya.

Di tengah dimulainya kampanye, persiapan logistik pemungutan suara juga terus dikebut. Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan DPMKP2KB Gunungkidul Kriswantoro menambahkan, pengadaan surat suara dilakukan masing-masing kalurahan. Pengadaan surat suara diprediksi rampung dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Dilanjutkan dengan pelipatan dan penyiapan logistik,” tambahnya.

Baca Juga: Awas! Masih Minim Hujan hingga Akhir Tahun, BMKG: Masyarakat Waspada Potensi Kekeringan

Pun monitoring kesiapan akan dilakukan pada 23 hingga 25 September. Pemantauan tersebut dilakukan menjelang hari pemungutan suara untuk memastikan persiapan di masing-masing kalurahan.(cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
Gunungkidul kampanye pilur logistik pemilihan lurah