Damkarmat Gunungkidul Catat 146 Kejadian Kebakaran, Kandang Ternak Terbanyak Kedua

Dzika Fajar • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:14 WIB
MEMADAMKAN API: Petugas Damkarmat Gunungkidul saat menangani kebakaran. Dzika Fajar/Radar Jogja
MEMADAMKAN API: Petugas Damkarmat Gunungkidul saat menangani kebakaran. Dzika Fajar/Radar Jogja

GUNUNGKIDUL – Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul mencatat 146 kejadian kebakaran sepanjang 2026 hingga September ini. Kasus kebakaran kandang ternak mendominasi kedua berjumlah 26 kejadian setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan 76 kejadian. Sisanya berbagai jenis kebakaran lainnya.

Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Damkarmat Gunungkidul Ngadiyono mengatakan, kebakaran kandang ternak hampir seluruhnya berkaitan dengan kelalaian. Salah satu pola yang kerap terjadi yakni peternak membuat perapian untuk menghangatkan hewan.

“Perapian untuk menghangatkan hewan peliharaan kemudian ditinggalkan. Di dekatnya terdapat material yang kering dan mudah terbakar sehingga api dengan cepat menjalar,” katanya saat dihubungi, Minggu (13/9/2026).

Baca Juga: Harga Pengadaan Lebih Terjangkau, Sapi PO Potensial Dikembangkan di Gunungkidul

Karena itu, damkarmat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Imbauan tersebut juga telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor B/300.2.1/60/2026 tentang Imbauan Musim Kemarau bagi Masyarakat Gunungkidul.

SE tersebut diterbitkan menyusul peringatan BMKG mengenai kekeringan di DIJ serta penetapan status siaga darurat bencana hidrometeorologi kekeringan Gunungkidul melalui Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 154/KPTS/2026.

Selain berisiko terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih, kondisi kemarau panjang juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Panewu dan lurah diminta turut mengingatkan masyarakat mengenai langkah antisipasi dan mitigasi risiko kebakaran.

Baca Juga: SMA Global Darussalam Academy Jogja Rayakan HUT Ke-2, Perkuat Pendidikan Islami Berwawasan Global

“Kami sudah melakukan upaya pencegahan, baik secara langsung disampaikan kepada masyarakat melalui sosialisasi maupun berupa imbauan kewaspadaan kebakaran,” imbuhnya. (cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
damkarmat gunungkidul Kebakaran Kandang Ternak karhutla