GUNUNGKIDUL – Akses Jalan Pangarsan di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, ditutup sementara akibat pekerjaan pembangunan drainase. Penutupan ini membuat warga yang biasa melintas di ruas tersebut harus menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Tanjung yang terhubung ke Jalan Kolonel Sugiyono.
Jalan Pangarsan selama ini menjadi salah satu jalur alternatif bagi masyarakat Wonosari. Ruas ini banyak digunakan karena memudahkan akses menuju sejumlah kawasan tanpa harus memutar lebih jauh, terutama setelah kawasan depan Pasar Argosari menerapkan sistem satu arah.
Pantauan di lokasi menunjukkan pekerjaan pembangunan drainase masih berada pada tahap penggalian. Petugas juga terlihat melakukan penataan dan perbaikan sejumlah kabel bawah tanah serta pipa yang berada di area proyek.
Salah seorang warga Kepek, Wonosari, Sodik Pambudi, mengatakan Jalan Pangarsan merupakan jalur yang biasa digunakannya untuk aktivitas sehari-hari. Dengan adanya penutupan, ia kini harus melewati kawasan bunderan menuju Jalan Kolonel Sugiyono.
Baca Juga: Kipo, Jajanan Tradisional Khas Kotagede yang Punya Cerita Unik di Balik Namanya
Meski demikian, Sodik mendukung proyek tersebut karena dinilai penting untuk mengantisipasi datangnya musim hujan.
"Bagus, sabar sedikit. Katanya kan ini perbaikan drainase, jadi ya bagus juga toh mau menjelang musim hujan, sehingga butuh diperbaiki," ujarnya, Minggu (13/9).
Kepala Bidang Bina Marga Gunungkidul, Wadiyana, menjelaskan pembangunan drainase di Ruas Jalan Pangarsan (0102) Purbosari–Wonosari melalui program PIWK ditargetkan selesai pada 1 November 2026.
Menurutnya, salah satu tantangan pekerjaan di lapangan adalah keberadaan utilitas seperti kabel bawah tanah dan saluran pipa PDAM. Seluruh utilitas tersebut harus ditata terlebih dahulu agar tidak mengganggu proses pembangunan sekaligus tetap aman.
Selama proses pembangunan berlangsung, arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Tanjung yang kemudian tersambung ke Jalan Kolonel Sugiyono.
Pemerintah memastikan akses Jalan Pangarsan akan dibuka kembali setelah pekerjaan drainase selesai dan kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilalui masyarakat.
Pembangunan drainase di ruas Jalan Pangarsan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp197,796 juta.
Editor : Bahana.