Warga Gunungkidul Bisa Curhat Gratis di Puskesmas, Dinkes Dorong Sosialisasi Layanan Kesehatan Jiwa

Dzika Fajar • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 16:12 WIB
MASIH MINIM: Aktivitas layanan di Puskesmas Wonosari 1, Gunungkidul, Jumat (11/9/2026).
MASIH MINIM: Aktivitas layanan di Puskesmas Wonosari 1, Gunungkidul, Jumat (11/9/2026).

 

GUNUNGKIDUL - Program layanan psikologi gratis yang disediakan di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Gunungkidul belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Padahal, fasilitas ini membuka ruang bagi warga untuk berkonsultasi mengenai kesehatan jiwa tanpa dipungut biaya.

Di Puskesmas Wonosari 1, misalnya, jumlah warga yang datang mengakses fasilitas ini masih sangat minim.

Sejak program berjalan sekitar dua pekan, baru satu hingga dua pasien yang tercatat datang berkonsultasi.

Baca Juga: Marak Praktik Impor Sampah Ilegal di Kulon Progo, Begini Reaksi Keras DPRD dan Tindak Lanjut Pemkab!

Kasubag TU Puskesmas Wonosari 1 Retno Handayani, mengonfirmasi rendahnya angka kunjungan tersebut.

Pihaknya berupaya terus mendorong sosialisasi agar keberadaan layanan ini lebih dikenal luas.

"Masih sedikit. Tapi ada satu-dua yang datang untuk periksa," ungkap Retno saat ditemui di lokasi, Jumat (11/9/2026).

Layanan konsultasi kesehatan jiwa ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul dengan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru, Mahesa Jenar Incar Tiga Poin Pertama, WCP Ingatkan Tidak Mudah

Pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program profesi psikologi UGM yang tengah menjalani praktik lapangan di puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Ismono, menilai keberadaan program ini amat krusial di tengah keterbatasan tenaga psikolog di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

"Jika ke depan program ini berhasil, akan kita mohonkan dari UGM untuk secara berkesinambungan mengirim program magang ini karena kita rasakan sangat membantu masyarakat untuk program kesehatan jiwa," jelas Ismono.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Wonosari Gunungkidul, Dua Pengendara Tewas

Dinkes Gunungkidul berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada masa praktik mahasiswa saat ini.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan dampak positif, Pemkab Gunungkidul berkomitmen mendorong kerja sama berkelanjutan bersama UGM demi menunjang kesehatan mental masyarakat. (cr1)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Layanan Psikologi Gratis Gunungkidul Konsultasi Mental Gratis Puskesmas Psikolog Gratis Gunungkidul Puskesmas Wonosari 1 Psikologi Kerjasama Pemkab Gunungkidul UGM