Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul Handoko mengatakan saat kejadian Selamet sedang membakar sisa pakan ternak. Dia kemudian meninggalkan lokasi untuk mengambil pelepah pisang yang akan digunakan sebagai pakan.
“Pak Selamet membakar sisa pakan ternak atau rapen dan ditinggal mengambil pelepah pisang untuk pakan ternak. Tiba-tiba api sudah membesar,” kata Handoko.
Baca Juga: Air Bersih dan Guru Masih Terbatas, Sekolah Rakyat Kulon Progo Disorot DPD RI
Saat mengetahui api membesar, Selamet berupaya menyelamatkan ternaknya dari dalam kandang. Dia juga mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api semakin besar hingga warga akhirnya menghubungi Damkarmat Gunungkidul.
Kandang yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 18x5 meter. Api terutama membakar bagian atap di tengah kandang dengan luas kerusakan diperkirakan mencapai 40 persen.
Bangunan tersebut terdiri atas empat bagian yang disatukan. Tiga bagian mengalami kerusakan pada atap. Selain digunakan sebagai kandang, sebagian bangunan juga dimanfaatkan untuk menyimpan pakan kering.
Baca Juga: 4 Hari Berturut-turut, Jepang Kerahkan Jet Tempur Usai Pesawat China Terpantau
“Di dalam kandang ada dua ekor sapi dan tiga ekor kambing. Tandon pakan kering juga ikut terbakar,” jelas Handoko.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selamet berhasil mengeluarkan seluruh ternaknya sebelum api semakin membesar. Namun, sebagian kandang tidak dapat digunakan sehingga aktivitas pemeliharaan ternak ikut terdampak.
Kerugian akibat kerusakan kandang dan pakan kering diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Damkarmat Gunungkidul mengerahkan dua armada Blambir untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Penanganan juga melibatkan TRC BPBD Gunungkidul, TNI-Polri, relawan, pemerintah kalurahan, serta warga setempat.
“Setelah menerima laporan, kami melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.
Setelah kebakaran berhasil ditangani, warga bersama pihak terkait berencana melakukan kerja bakti untuk memperbaiki bagian kandang yang rusak. (cr1)