GUNUNGKIDUL - Pantai Baron, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, mendadak ramai Kamis (3/9) malam. Ratusan warga dari berbagai wilayah berdatangan sejak pukul 21.00 untuk berburu ikan lisong yang sedang melimpah.
Mereka rela menunggu nelayan pulang melaut. Begitu perahu tiba, warga langsung mendekat. Ikan hasil tangkapan berpindah dari nelayan ke pembeli tanpa harus melalui tempat pelelangan ikan (TPI). Harga yang ditawarkan pun relatif murah. Yakni sekitar Rp 10 ribu untuk tiga hingga empat ekor, tergantung ukuran ikan.
Salah seorang nelayan Pantai Baron Tulasono mengatakan, melimpahnya ikan lisong merupakan fenomena musiman. Kondisi tersebut bahkan belum tentu terjadi setiap tahun. "Ini sedang naik ke permukaan jadi mudah nangkepnya," katanya.
Baca Juga: Dinpar Bantul Dongkrak Kunjungan Wisatawan Pantai Tanggul Tirto lewat Pameran Fotografi
Menurut Tulasono, hasil tangkapan lisong saat ini cukup banyak. Dalam sekali melaut, nelayan bisa mendapatkan sekitar 2-3 kuintal ikan. Melimpahnya hasil tangkapan membuat nelayan tidak membutuhkan waktu lama untuk menjual ikan.
Suwarno, salah seorang anak buah kapal (ABK) mengatakan, nelayan biasanya berangkat pada sore hari dan kembali ke pantai sekitar pukul 21.00. "Nanti jam 10-an sudah habis," ujarnya.
Selain lisong, nelayan juga membawa ikan layur. Namun, jumlah lisong jauh lebih banyak. Suwarno menyebut kondisi tersebut tergolong langka karena hasil tangkapan dalam beberapa tahun terakhir tidak sebanyak sekarang.
Baca Juga: Tak Kunjung Pulang, Penjaring Ikan Hilang di Pantai Entak Kebumen
"Setahun tidak pasti, apalagi kalau anginnya sedang kencang. Sudah kira-kira tiga tahunan tidak seperti ini," katanya.
Menurut Suwarno, kondisi Pantai Baron saat ini juga memudahkan warga untuk membeli ikan langsung dari nelayan. Sebelumnya, aliran sungai yang masih mengalir membuat akses menuju lokasi pendaratan nelayan tidak semudah sekarang.
Kini, aliran tersebut tertutup pasir sehingga warga dapat langsung menuju pantai dan mendatangi nelayan yang baru mendarat. Kondisi itu turut membuat transaksi ikan hasil tangkapan berlangsung lebih cepat.
Seorang pembeli Ahmad Faizin mengaku, mengetahui informasi ikan lisong sedang melimpah dari media sosial. Ia kemudian datang ke Pantai Baron untuk membeli ikan langsung dari nelayan. “Katanya kalau langsung ke nelayan murah," katanya.
Ahmad membeli ikan lisong senilai Rp 50 ribu untuk persediaan di rumah. Menurutnya, membeli langsung dari nelayan membuat ikan yang diperoleh lebih segar dengan harga yang relatif terjangkau. "Kalau langsung dari nelayan kayak gini murah dan segar karena hasil tangkapan," ujarnya. (cr1/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita