Kondisi Membaik, Pelajar Korban Pengeroyokan di Pantai Sepanjang Kembali Bersekolah

Dzika Fajar • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:23 WIB
SUASANA: Lorong SMPN 3 Tanjungsari tampak lengang saat aktivitas belajar mengajar berlangsung, Jumat (28/8/2026). (Dzika Fajar/Radar Jogja)
SUASANA: Lorong SMPN 3 Tanjungsari tampak lengang saat aktivitas belajar mengajar berlangsung, Jumat (28/8/2026). (Dzika Fajar/Radar Jogja)

 

 

GUNUNGKIDUL – Setelah hampir sepekan absen akibat trauma pascapengeroyokan, ZB, pelajar SMPN 3 Tanjungsari, akhirnya kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada Jumat (28/8/2026).

Kembalinya korban ke sekolah didampingi pengawasan ketat dari pihak sekolah, keluarga, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul.

Kepala SMPN 3 Tanjungsari Yayuk Sri Wahyuni membenarkan keberangkatan perdana ZB usai insiden penganiayaan tersebut.

Pihak sekolah bersama guru Bimbingan Konseling (BK) berkomitmen memberikan pendampingan psikologis guna memastikan korban merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Marak Tambang Berkedok Agrowisata, Pemkab Kulon Progo Perketat Izin dan Rekomendasi Usaha

"Baru hari ini anak yang bersangkutan berangkat sekolah. Kami terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi langsung dengan sekolah tempat para terduga pelaku mengenyam pendidikan," ujar Yayuk saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2026).

Ayah korban, Yohanes Supoyo, menyatakan bahwa keputusan mengizinkan anaknya kembali bersekolah diambil setelah fisik dan mental ZB dinilai stabil.

Kendati demikian, keluarga tetap melakukan observasi hingga pekan depan serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul untuk pendampingan lanjutan.

Baca Juga: Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal-Tibet, 392 Orang Tewas dan 1.400 Hilang

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul Nunuk Setyowati mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim PPA untuk memantau langsung kondisi korban.

Nunuk mendorong agar ekosistem sekolah dan keluarga menciptakan ruang yang kondusif tanpa tekanan agar proses pemulihan trauma berjalan optimal.

Kasus pengeroyokan yang menimpa ZB sebelumnya terjadi di kawasan Pantai Sepanjang, Kemadang, Tanjungsari, pada Sabtu (22/8) dan sempat viral di media sosial.

Saat ini, jajaran kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan serta proses hukum terhadap para pihak yang terlibat. (cr1)

Editor : Meitika Candra Lantiva
Pengeroyokan Pantai Sepanjang Pelajar SMPN 3 Tanjungsari Penganiayaan Siswa Gunungkidul Dinsos PPPA Gunungkidul Kasus Viral Pantai Sepanjang