GUNUNGKIDUL - Gelombang tinggi hingga hampir empat meter menghantam sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Gunungkidul, Selasa (11/8/2026).
Sedikitnya 20 kapal dan perahu nelayan di Pantai Baron dan Pelabuhan Gesing mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda.
Gelombang juga menerjang kawasan Pantai Jungwok dan menyebabkan satu warung rusak ringan.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron Marjono mengatakan, peningkatan gelombang terjadi sejak pagi.
Ombak besar menghantam kapal-kapal nelayan yang sebelumnya telah diamankan di sisi barat dam Pantai Baron.
Baca Juga: 15 Pelajar SMP-MTs Gunungkidul Berebut Gelar Terbaik di Lomba Baca Puisi Tingkat Kabupaten
“Karena hari ini ada peningkatan gelombang, sehingga gelombang cukup besar. Saat gelombang besar datang, menghantam kapal-kapal nelayan yang sudah diamankan di barat dam. Karena besarnya gelombang, beberapa kapal mengalami kerusakan,” kata Marjono, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan pendataan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II, empat kapal di Pantai Baron mengalami rusak berat dan tujuh lainnya rusak ringan.
Sejumlah kapal bahkan sempat terseret hingga tenggelam sebelum dilakukan evakuasi.
Marjono mengatakan petugas yang sedang berjaga langsung berkoordinasi dengan nelayan untuk mengamankan kapal yang terdampak.
Baca Juga: Gelombang Tinggi Sebabkan Kios Hingga Rumah di Pantai Trisik Kulon Progo Rusak
“Petugas yang sedang piket kemudian berkoordinasi dengan nelayan untuk mengevakuasi kapal-kapal yang rusak,” ujarnya.
Dampak gelombang juga terjadi di Pelabuhan Gesing, Kapanewon Panggang.
Pendataan sementara Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II mencatat empat kapal rusak berat dan lima kapal rusak ringan.
Dua kapal di antaranya dilaporkan hancur dan tenggelam di kawasan dermaga.
“Di Gesing sejumlah perahu rusak dan saat ini masih dalam pendataan. Kalau di Pantai Baron ada perahu yang terseret dan tenggelam, tetapi sudah dievakuasi,” kata Marjono.
Baca Juga: Cristian Romero Makin Dekat Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Masih Tawar Harga
Sementara itu, gelombang tinggi turut menerjang Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan, air laut sempat mencapai deretan warung di kawasan pantai.
Satu warung terdampak gelombang. Namun, kerusakannya relatif ringan pada bagian dinding.
“Yang terdampak satu warung saja di Pantai Jungwok, tetapi cuma rusak ringan, bagian dindingnya bolong sedikit,” kata Sunu.
Baca Juga: Bukan Manchester United, Adam Wharton Justru Berpeluang Merapat ke Man City
Berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang di perairan Gunungkidul pada Selasa mencapai sekitar 3,9 meter dan masuk kategori gelombang tinggi.
BMKG juga masih memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga beberapa hari ke depan.
Sunu mengatakan kondisi gelombang pada Selasa mulai menurun.
Namun, masyarakat pesisir dan wisatawan diminta tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan gelombang.
Baca Juga: Cristian Romero Makin Dekat Tinggalkan Tottenham, Atletico Madrid Masih Tawar Harga
Petugas, lanjut dia, telah memberikan imbauan kepada pemilik warung dan nelayan sebelum peningkatan gelombang terjadi.
Pemilik warung diminta memindahkan barang dagangan, sedangkan nelayan diarahkan mengamankan perahu ke lokasi yang lebih terlindung.
“Nelayan juga kami imbau untuk menaikkan perahunya ke tempat aman. Untuk wisatawan, sejak beberapa hari lalu kami sudah membuat video edukasi dan imbauan melalui media sosial bahwa sepekan ini akan ada peningkatan gelombang,” ujarnya.
Sunu menyebut potensi gelombang tinggi masih perlu diwaspadai.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi gelombang diperkirakan kembali meningkat pada Kamis (13/8/2026) malam hingga Jumat (14/8/2026). (cr1)
Editor : Meitika Candra Lantiva