Bupati Gunungkidul Endah Subekti Minta Tol Jangan Berhenti di Bokoharjo, tapi Sampai Nglanggeran

Dzika Fajar • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melihat peta rencana pengembangan akses jalan tol menuju wilayah Gunungkidul dalam audiensi dengan Jasa Marga. (Dok. Pemkab Gunungkidul)
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melihat peta rencana pengembangan akses jalan tol menuju wilayah Gunungkidul dalam audiensi dengan Jasa Marga. (Dok. Pemkab Gunungkidul)

 

 

 

 

GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul berharap pembangunan jaringan jalan tol yang kini diarahkan hingga Bokoharjo, Sleman, dapat dilanjutkan masuk ke wilayah Gunungkidul. Akses tersebut dinilai penting karena berpotensi membuka jalur baru menuju kawasan wisata dan wilayah Gunungkidul utara.

Dorongan itu disampaikan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat bertemu Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono di Kantor Jasa Marga, Gerbang Tol Purwomartani, Sleman, Rabu (5/8).

Endah berharap rencana pengembangan jaringan tol tidak berhenti di Bokoharjo. Jika nantinya tersambung ke Gunungkidul, jalur tersebut diharapkan dapat membuka akses lebih dekat menuju Nglanggeran dan kawasan wisata lain di sisi utara.

Baca Juga: Warga Wonogiri Magelang Datangi Kejaksaan, Desak Kejelasan Kasus Dugaan Korupsi Kades

“Kami berharap tol ini nanti tidak berhenti hanya sampai di Bokoharjo, tetapi bisa juga sampai dengan di Gunungkidul,” ujar Endah.

Selain Nglanggeran, akses baru tersebut juga berpotensi memperlancar perjalanan menuju kawasan pegunungan di sisi utara hingga Gunung Gambar.

Pemerintah daerah melihat peningkatan akses sebagai salah satu kebutuhan untuk membuka potensi ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG Nanggulan Tembus 178 Orang, Dinkes Kulon Progo Kesulitan Uji Sampel Makanan

Dari sisi Jasa Marga, pembangunan akses tol saat ini masih berproses dari Purwomartani menuju Bokoharjo. Rivan mengatakan konektivitas tersebut nantinya dapat memperluas akses wisatawan dari berbagai daerah yang masuk melalui jaringan tol.

Jasa Marga juga menyoroti keberadaan jalan lingkar di Bokoharjo sepanjang 27 kilometer. Dari keseluruhan jalur tersebut, menurut Rivan, masih tersisa sekitar tiga kilometer yang belum dibangun. “Ini juga dapat menjadi potensi jalur ramai menuju tempat wisata,” ujar Rivan.(cr1/pra)

Editor : Heru Pratomo
Bokoharjo jasa marga Endah Subekti Kuntariningsih Gunungkidul tol