GUNUNGKIDUL - Warga Padukuhan Kemejing I, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditinggalkan di semak-semak belakang rumah warga, Senin (3/8/2026).
Bayi yang ditemukan di dalam sebuah tas tersebut selamat dan kini masih menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan bayi bermula sekitar pukul 05.30 WIB saat seorang warga mendengar suara tangisan dari arah belakang rumahnya.
Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Jalani Cek Kesehatan dan Tes Kebugaran Saat MPLAS
Merasa curiga, warga kemudian mengajak Ketua RT setempat untuk memastikan sumber suara tersebut.
Setelah menyusuri lokasi bersama sejumlah warga, mereka menemukan sebuah tas berwarna cokelat di semak-semak tanggul.
Saat dibuka, di dalam tas terdapat seorang bayi laki-laki yang dibalut jaket berwarna biru.
Warga kemudian mengevakuasi bayi ke rumah Ketua RT sebelum membawanya ke UPT Puskesmas Semin I untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Gunungkidul Iptu Tukiran Prakasa membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
Menurutnya, saat ditemukan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan kini masih berada dalam perawatan tenaga medis.
"Betul telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di wilayah Kapanewon Semin. Bayi dalam keadaan sehat dan sementara dirawat di Puskesmas Semin I," katanya.
Ia mengatakan, penanganan kasus tersebut kini dilakukan Satreskrim Polres Gunungkidul bersama Polsek Semin.
Proses penyelidikan juga melibatkan Unit Buru Sergap (Buser) Polres Gunungkidul untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
Baca Juga: 1.422 Calon Paskibraka Gunungkidul Ikuti Apel Jelang HUT Ke-81 RI
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Semin I, dr. Shofi Hesfianto, memastikan kondisi bayi dalam keadaan baik setelah mendapatkan penanganan medis sekitar pukul 06.00 WIB.
"Bayinya sehat, tadi kami tangani jam enam pagi," ujarnya.
Saat ini bayi masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Semin I sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah daerah.
Rencananya, bayi akan diserahkan kepada Dinas Sosial bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gunungkidul sesuai prosedur penanganan anak terlantar.
"Sementara kami tangani, rencana nanti akan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial dan PPPA yang saat ini sedang menjemput," kata Shofi.
Polisi masih terus mengumpulkan keterangan dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut. (cr1)