‎300 Gurami Siap Panen Digasak Maling, Petani di Wonosari Rugi Sekitar Rp 10 Juta

Dzika Fajar • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 19:49 WIB

 

OLAH TKP: Petugas Polsek Wonosari melakukan olah tempat kejadian perkara di kolam budi daya ikan milik Supriyadi di Praon, Pulutan, Wonosari, Minggu (26/7/2026). Dzika Fajar / Radar Jogja
OLAH TKP: Petugas Polsek Wonosari melakukan olah tempat kejadian perkara di kolam budi daya ikan milik Supriyadi di Praon, Pulutan, Wonosari, Minggu (26/7/2026). Dzika Fajar / Radar Jogj

GUNUNGKIDUL - Harapan Supriyadi untuk memanen ratusan ikan gurami dalam waktu dekat pupus. Sebanyak 300 ekor gurami siap panen yang dibudidayakan di kolam miliknya di Padukuhan Praon, Kalurahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, diduga digondol pencuri. Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. 

Kapolsek Wonosari AKP Tri Wibawa mengatakan, dugaan pencurian baru diketahui beberapa hari sebelum laporan dibuat. Saat itu, istri korban bermaksud memberi pakan ikan seperti biasanya. Namun, tidak ada satu pun gurami yang muncul ke permukaan kolam.

"Istri korban kemudian menghubungi suaminya yang saat itu sedang berada di luar kota. Setelah dicek, sekitar 300 ekor gurami yang sudah siap panen diketahui sudah tidak ada," ujar Tri.

Baca Juga: Pembangunan Kantor Baru Dinkes Gunungkidul Dimulai, Proyek Senilai Rp 7,11 Miliar di Siraman

Nilai kerugian akibat hilangnya ratusan ikan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku serta memastikan kronologi pencurian yang terjadi di kolam budidaya milik korban. (cr1/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
rugi Rp 10 juta gurami wonosari Digasak Maling Petani