GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul membongkar bando bertuliskan "Selamat Datang di Kota Wonosari" di kawasan Tugu Siyono.
Karena ditemukan salah satu huruf pada struktur tersebut nyaris terlepas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Pembongkaran dilakukan pada Kamis (23/7) malam sebagai langkah antisipasi. Apalagi hasil pengecekan kondisi fisik bando yang telah berusia lebih dari satu dekade.
Baca Juga: PSS Sleman Belum Punya Manajer Resmi, Kim Jeffrey Kurniawan Fokus Jadi Pemain
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Ashari Nurkhalis mengatakan, pembongkaran bermula dari laporan Polsek Playen mengenai salah satu huruf pada bando yang hampir terjatuh.
"Kami mendapat laporan huruf M ada yang lepas dan hampir jatuh. Setelah kami cek, memang benar kondisinya seperti itu," katanya saat dihubungi via telpon.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, DPUPRKP menilai pelepasan seluruh struktur menjadi pilihan paling aman.
Selain salah satu huruf yang mulai terlepas, konstruksi besi pada bando juga telah berusia lebih dari 10 tahun tanpa perawatan sehingga dikhawatirkan bagian lain mengalami kondisi serupa.
"Kami khawatir huruf-huruf yang lain juga lepas, sehingga kami putuskan untuk dilepas daripada nantinya membahayakan masyarakat," jelasnya.
Meski bando telah dibongkar, Pemkab Gunungkidul memastikan kawasan pintu masuk Kota Wonosari tidak akan dibiarkan kosong. Penataan ulang kawasan Tugu Siyono akan disiapkan sebagai pengganti bando lama.
Ashari mengatakan, akan menyusun konsep penataan baru sebelum diajukan kepada pimpinan untuk mendapatkan persetujuan. (cr1/pra)
Editor : Heru Pratomo