Apel P4GN, Bupati Gunungkidul Ajak Siswa Jauhi Narkoba, Judol, hingga Kejahatan Jalanan

Dzika Fajar • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:29 WIB
Sejumlah siswa SMA Pembangunan 2 Karangmojo membawa poster berisi ajakan menolak penyalahgunaan narkoba saat Apel Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kompleks pendidikan Karangmojo, Rabu (22/7/2026). (Foto: Pemkab Gunungkidul)

 
Sejumlah siswa SMA Pembangunan 2 Karangmojo membawa poster berisi ajakan menolak penyalahgunaan narkoba saat Apel Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kompleks pendidikan Karangmojo, Rabu (22/7/2026). (Foto: Pemkab Gunungkidul)  

 GUNUNGKIDUL – Pendidikan karakter menjadi strategi preventif yang terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di kalangan pelajar. 

Selain diintegrasikan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), edukasi mengenai bahaya narkoba juga dilakukan melalui kolaborasi antara Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Gunungkidul dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Penguatan upaya pencegahan tersebut ditandai dengan Apel Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dipimpin Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di kompleks pendidikan SMK, SMA dan SMP Pembangunan Karangmojo, Rabu (22/7).

 Baca Juga: Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar di Brebes, Mentan Amran: Selama Peternak Bisa Produksi Susu, Kami Tidak Akan Impor

Dalam kesempatan itu, Endah mengingatkan, ancaman yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya penyalahgunaan narkotika, tetapi juga judi online, kejahatan jalanan, hingga paham radikal yang mudah menyebar melalui media sosial.

Karena itu, menurutnya, karakter, integritas, dan kedisiplinan menjadi bekal utama agar pelajar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

"Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan. Kesuksesan hanya dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, kejujuran, dan ketekunan," tegas Endah.

 Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: Festival Tresna Pancasila Jadi Inspirasi Generasi Muda Bangun Karakter Nilai Luhur Bangsa

Endah juga mendorong para pelajar untuk berani menolak setiap ajakan yang mengarah pada perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, keberanian mengatakan "tidak" merupakan bagian dari integritas yang harus dimiliki setiap generasi muda.

 

Kepala Balai Dikmen Gunungkidul Wasidi mengatakan, penguatan pendidikan karakter telah dimulai sejak peserta didik mengikuti MPLS. Salah satu materi yang diberikan ialah P4GN sebagai bekal awal bagi siswa memasuki lingkungan sekolah.

 

Menurut Wasidi, upaya pencegahan tidak berhenti pada kegiatan MPLS. Balai Dikmen juga menjalin kerja sama untuk memperluas sosialisasi P4GN di sekolah-sekolah.

Baca Juga: Terima Dubes Iran, Gubernur Ahmad Luthfi Sampaikan Duka Cita atas Berpulangnya Ali Khamenei

 "Sebagai upaya preventif, kami juga menjalin kerja sama dengan Kesbangpol untuk pelaksanaan sosialisasi," katanya pada Rabu (22/7/2026).

 

Data Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan hingga Mei 2026 masih terdapat 24 kasus penyalahgunaan narkoba. Kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya penguatan pendidikan karakter sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang mampu membentengi pelajar dari berbagai pengaruh negatif. (cr1/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
P4GN judol Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih Kejahatan Jalanan Narkoba 100 kilogram