Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berbeda dari Sebelumnya, TMMD Sengkuyung Tahap III Fokus Bangun Akses Jalan Strategis ke Jatiayu

Dzika Fajar • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:10 WIB
TMMD Sengkuyung Tahap III Didukung Anggaran Rp300 Juta, Ada Usulan Penambahan APBD
TMMD Sengkuyung Tahap III Didukung Anggaran Rp300 Juta, Ada Usulan Penambahan APBD
 
 
GUNUNGKIDUL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, difokuskan pada pembangunan akses jalan menuju Jatiayu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Seluruh sasaran program tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari.
 
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Alfian Yudha Praniawan mengatakan, pelaksanaan TMMD kali ini memiliki sasaran berbeda dibandingkan kegiatan sebelumnya yang umumnya membangun jalan lingkungan. Pada tahap ini, pembangunan difokuskan untuk meningkatkan akses menuju Jatiayu.
 
"Biasanya jalan lingkungan, namun di Kapanewon Umbulrejo ini jalan menuju Jatiayu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon (16/07/2026)
Baca Juga: Kapan Nyeri Punggung Harus Segera Diperiksakan? Kenali Tanda-Tanda yang Tidak Boleh Diabaikan
 
Selain pembangunan jalan cor rabat sepanjang 575 meter dan gorong-gorong, TMMD juga menyasar rehabilitasi RTLH. Menurut Alfian, rumah yang diperbaiki merupakan usulan dari pemerintah kalurahan yang telah melalui proses verifikasi.
 
"Kalau RTLH ini usulan dari kalurahan, kalau sudah sesuai maka kami eksekusi," katanya.
 
Di luar sasaran yang telah ditetapkan, Kodim 0730/Gunungkidul juga mengakomodasi aspirasi masyarakat dengan menambahkan pengecatan Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
 
"Selain dengan yang direncanakan, kami juga ada pengecatan TPQ karena warga yang minta," ujarnya.
 
Baca Juga: Wagub Taj Yasin Usul Pendidikan Vokasi Perlu Dikenalkan Sejak SMP
 
Pelaksanaan TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), optimalisasi pekarangan menuju pertanian terpadu, serta pencegahan penyakit menular.
 
Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 didukung anggaran sebesar Rp300 juta yang berasal dari APBD Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar Rp75 juta dan APBD Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp225 juta.
 
Alfian mengungkapkan, terdapat usulan dari Bupati Gunungkidul dan Ketua DPRD Gunungkidul agar dukungan anggaran dari APBD dapat ditambah untuk memperluas manfaat program.
 
Baca Juga: Tujuh SD di Kulon Progo Tidak Dapat Murid Baru, Meliputi Empat Sekolah Negeri dan Tiga Swasta; Buntut Keberhasilan Program KB?
 
"Kemarin ada usulan dari Bu Bupati dan Bu Ketua DPR untuk menambah dari APBD," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul Sunu Wasana menjelaskan, alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Gunungkidul untuk pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III yang sedang berjalan saat ini sebesar Rp225 juta.
 
"Untuk saat ini alokasi TMMD yang sedang berlangsung dari APBD sejumlah Rp225 juta," katanya.
 
Baca Juga: Peminat Terus Meningkat, Pembangunan Jogging Track Dilanjut hingga Lapangan Denggung: Target Rampung Akhir Tahun
 
Meski demikian, Sunu menegaskan usulan penambahan anggaran tidak dapat langsung direalisasikan karena harus mengikuti mekanisme penganggaran pemerintah daerah.
 
"Tidak bisa nambah karena harus sesuai dengan laporan. Jika nambah sesuai mekanisme usulan yang berlaku," ujarnya.
 
Alfian berharap seluruh sasaran fisik maupun nonfisik dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
 
"Harapan kami akan selesai 30 hari sesuai target," pungkasnya. (Cr1)
Editor : Heru Pratomo
jatiayu rtlh Gunungkidul Ponjong TMMD Sengkuyung