Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Stok Menipis di Sentra Sayur Jawa Tengah, Harga Wortel dan Mentimun di Gunungkidul Meroket

Dzika Fajar • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (14/7/2026). Harga sejumlah komoditas hortikultura, seperti wortel dan mentimun, mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi. (Foto: Dzika Fajar)
Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (14/7/2026). Harga sejumlah komoditas hortikultura, seperti wortel dan mentimun, mengalami kenaikan akibat berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi. (Foto: Dzika Fajar)

 

 

 

Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Argosari, Wonosari, mulai mengalami kenaikan memasuki hari kedua sekolah, Selasa (14/7). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas wortel dan mentimun yang dipicu berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul Risheryani mengatakan, hingga kini pihaknya belum dapat memastikan apakah dimulainya program belajar di sekolah, termasuk meningkatnya kebutuhan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi penyebab utama kenaikan harga sayuran.

 "Saya belum tahu kalau MBG menjadi faktor utama atau bukan," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Kali Pertama, Kasus Sejoli asal Magelang yang Digerebek di Toilet Masjid Berujung Damai di Kantor Polisi

Menurut Risheryani, berdasarkan informasi yang diterima dari daerah penghasil sayuran seperti Wonosobo, Boyolali, dan Salatiga, produksi mulai menurun karena masa panen telah berkurang. Kondisi musim kemarau yang berlangsung cukup panjang juga diduga turut memengaruhi hasil panen.

 "Menurut informasi dari daerah penghasil sayur, dari Wonosobo, Boyolali, dan Salatiga memang sudah berkurang panennya. Kemarau agak panjang, mungkin berpengaruh juga terhadap hasil panen," katanya.

Risheryani mengakui ruang intervensi pemerintah daerah terhadap harga sayuran relatif terbatas karena sebagian besar pasokan masih bergantung pada daerah lain. "Kami tidak bisa berbuat banyak karena bukan penghasil sayur," katanya.

Baca Juga: IOA Global Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng, dari Investasi Hingga Pendidikan Vokasi

Berdasarkan pantauan Radar Jogja di Pasar Argosari, Selasa (14/7), harga beras tercatat Rp14.900 per kilogram, daging ayam broiler Rp35.000 per kilogram, ayam kampung Rp100.000 per kilogram, cabai merah Rp28.000 per kilogram, cabai rawit Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp32.000 per kilogram, dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.

Dibandingkan pemantauan pada Sabtu (11/7), harga bawang merah turun dari Rp38.000 menjadi Rp32.000 per kilogram, sedangkan bawang putih turun dari Rp40.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.

 Sebaliknya, harga daging ayam broiler naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, sementara cabai rawit meningkat dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Baca Juga: Penyebab Krisis Siswa SD Negeri Pendem Kulon Progo yang Gelar MPLS 2026 Tanpa Siswa Kelas Satu

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Argosari Yuli  mengatakan, kenaikan harga sayuran mulai terjadi dalam tiga hari terakhir. Menurutnya, harga wortel mengalami kenaikan cukup signifikan, disusul mentimun yang juga ikut naik. "Sudah tiga hari ini wortel naik dari Rp13.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, terus disusul timun juga," ujarnya.

Yuli menduga meningkatnya permintaan seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah turut memengaruhi harga di tingkat pemasok."Mungkin karena sudah mulai sekolah, permintaan sayur jadi banyak," katanya.

 

Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di Pasar Argosari masih berlangsung normal. Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul memastikan akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan kebutuhan pokok sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga sekaligus memastikan distribusi pangan tetap berjalan lancar. (cr1/pra)

Editor : Heru Pratomo
pasar argosari Wortel Gunungkidul mentimun Makan Bergizi Gratis (MBG)