Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gandeng BP3MI, Job Fair Gunungkidul Beri Kesempatan Kerja bagi Pencari Kerja yang Ingin ke Luar Negeri

Dzika Fajar • Jumat, 10 Juli 2026 | 01:23 WIB
Job Fair tanpa Batas Usia Hanya Minimal 15 tahun
Job Fair tanpa Batas Usia Hanya Minimal 15 tahun
 
 
GUNUNGKIDUL – Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Kabupaten Gunungkidul memastikan lebih dari 4.000 lowongan pekerjaan akan tersedia dalam Job Fair 2026 yang digelar pada 15–16 Juli 2026 di GOR Siyono, Kapanewon Playen. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya lulusan baru, untuk memperoleh kesempatan kerja sesuai kompetensi masing-masing.
 
Kepala Bidang Tenaga Kerja Disdagnaker Gunungkidul, Emi Nur Aini, mengatakan job fair tahun ini akan diikuti oleh 31 perusahaan dari berbagai sektor usaha serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
 
"Perusahaannya bervariasi, ada sektor manufaktur, jasa, pelayaran, garmen hingga pabrik rokok," katanya.
 
Baca Juga: Kerap Disalahartikan Pasrah tanpa Upaya Medis, Paliatif Ilmu Menjaga Kenyamanan Pasien Kronis yang Sulit Disembuhkan
 
Menurut Emi, sejumlah perusahaan yang membuka lowongan juga memiliki jaringan dengan perusahaan luar negeri melalui kantor perwakilan atau mitra yang berada di Indonesia. Dengan demikian, kesempatan kerja yang ditawarkan semakin beragam.
 
Untuk mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat, Disdagnaker telah menyiapkan sejumlah skema agar pelaksanaan job fair tetap berjalan tertib. Salah satunya dengan menyediakan area bazar UMKM di depan pintu masuk sebagai ruang tunggu bagi para pencari kerja.
 
"Di depan pintu antrean masuk nanti ada bazar UMKM, sehingga sambil menunggu giliran masuk, pelamar bisa berbelanja produk UMKM. Pelamar akan masuk secara bergantian sesuai kapasitas gedung," ujarnya.
 
Baca Juga: GMS Pusat Klaim Semua Syarat Administrasi Sudah Lengkap terkait Izin Gedung, KRK Belum Terbit
 
Selain pengaturan alur pengunjung, proses wawancara kerja juga tidak akan dilakukan pada hari pertama kegiatan. Emi menjelaskan, perusahaan akan menjadwalkan wawancara pada hari berikutnya atau difasilitasi melalui Balai Latihan Kerja (BLK) apabila jumlah pelamar cukup tinggi.
 
"Wawancara tidak dilakukan saat itu juga, tetapi dijadwalkan pada hari kedua. Jika masih diperlukan, kami siap memfasilitasi melalui BLK," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Disdagnaker Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan lowongan yang tersedia dibuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi.
 
Baca Juga: Innalillahi, Pekerja Tewas Trtimpa Tembok Roboh di Sleman: Dugaan Awal karena Tembok Bangunan Sudah Rapuh
 
"Tentu lowongan ini dibuka dengan berbagai kompetensi, ada yang untuk lulusan SMP, SMK, SMA hingga sarjana," ujarnya.
 
Ia menyebut penyelenggaraan job fair juga mempertimbangkan besarnya jumlah lulusan sekolah di Gunungkidul. Tercatat, terdapat 44 SMK di daerah tersebut dengan jumlah lulusan lebih dari 6.000 orang pada 2025 yang membutuhkan akses terhadap dunia kerja.
 
"Data itu menjadi acuan dan sudah kami pertimbangkan bersama lulusan dari jenjang lain, mulai SMP hingga sarjana," ucapnya.
 
Baca Juga: Satpol PP Bantul Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal Hasil Operasi di Pajangan
 
Untuk memastikan informasi job fair menjangkau masyarakat secara luas, Disdagnaker telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul.
 
"Untuk memperluas akses informasi kami sudah menjalin kerja sama dengan Diskominfo yang memiliki jaringan komunikasi hingga tingkat desa," katanya.
Editor : Heru Pratomo
#Gunungkidul #BLK #job fair #GOR Siyono #BP3MI