Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wisatawan ’Parkir’ Kendaraan di Tengah Jalan, Terjebak Berjam-jam, Kemacetan Mengular di Jalur Menuju Pantai Gunungkidul

Editor News • Minggu, 5 Juli 2026 | 19:29 WIB
Kemacetan di jalur pantai menuju Pantai Indrayanti
Kemacetan di jalur pantai menuju Pantai Indrayanti

 

 

 

 

 

 

 

GUNUNGKIDUL – Puncak libur semester membuat arus kendaraan menuju kawasan wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul membludak Minggu (5/7). Lonjakan jumlah wisatawan menyebabkan kemacetan panjang di jalur menuju Pantai Indrayanti, dengan antrean kendaraan diperkirakan mencapai lebih dari tiga kilometer.

 

Sejak menjelang siang, laju kendaraan di sejumlah ruas jalan menuju Pantai Indrayanti dan kawasan pantai di sekitarnya hanya bergerak beberapa meter dalam hitungan menit.

Kepadatan didominasi kendaraan pribadi, minibus, dan sepeda motor yang datang dari berbagai daerah untuk menghabiskan masa liburan bersama keluarga.

 Baca Juga: PSIM Jogja Bidik Dua Pemain Lokal; Ahmad Agung dan  Indra Arya Perceka  Masuk Radar Perburuan 

Bagi sebagian wisatawan, perjalanan menuju pantai pada hari itu terasa seperti ’memarkir’ kendaraan di tengah jalan. Waktu yang semestinya digunakan untuk menikmati panorama pantai justru lebih banyak dihabiskan di balik kemudi sambil menunggu antrean kendaraan bergerak.

 

Kondisi tersebut dirasakan Eny Suharni, wisatawan asal Boyolali. Ia mengaku telah berangkat sejak pagi dengan harapan dapat tiba sebelum arus kendaraan memuncak. Namun, sesampainya di jalur wisata sekitar pukul 10.00, kendaraan yang ditumpanginya langsung terjebak kemacetan hingga berjam-jam.

"Tadi berangkat saya kira sudah pagi, sampai sini pukul 10.00 udah kena macet sampai sekarang ini pukul 14.30 dua," ujar Eny saat ditemui di tengah antrean kendaraan.

 Baca Juga: APBD Jateng Dipuji Kemenkeu, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jaga Kinerja Fiskal

Meski demikian, Eny mengaku tidak terlalu mempermasalahkan situasi tersebut. Menurutnya, kemacetan merupakan konsekuensi yang harus diterima saat memilih berwisata pada akhir pekan di musim liburan. "Ya sudah risiko kalau berkunjung di hari Minggu. Kami nyantai karena kan keluarga, jadi punya waktu banyak," katanya.

 

Keluhan serupa disampaikan Dede, wisatawan asal Indramayu. Ia mengatakan sempat memilih jalur alternatif yang biasanya tidak dilalui bus besar dengan harapan dapat menghindari kepadatan.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena hampir seluruh akses menuju kawasan wisata telah dipenuhi kendaraan. "Padahal kami sudah lewat jalan pintas yang tidak bisa dilewati bus, tapi ya sama aja macet," ujarnya.

 Baca Juga: Menilik Festival Layang-Layang di Kulon Progo, Tak Hanya Sekedar Kompetisi Tapi Fokus Edukasi Pelayang

Menurut Dede, kemacetan yang berlangsung cukup lama membuat kendaraan hanya dapat bergerak perlahan sehingga konsumsi bahan bakar ikut meningkat.

"Macet sudah lama, jalan cuma dikit-dikit, jadi boros bensin," katanya.

 

 

Kepadatan arus kendaraan juga dibenarkan oleh Andre, salah seorang petugas penjaga Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron.

Baca Juga: Minim Jumlah Lulusan, Sekolah di Perbukitan Menoreh Harus Berebut Siswa

Menurutnya, volume kendaraan yang datang pada Minggu (5/7) jauh lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya sehingga antrean kendaraan mengular hingga ke ruas jalan menuju kawasan pantai.

"Ini antreannya sampai mengular," ujar Andre saat ditemui di TPR Baron.

 

Andre mengatakan, lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak pagi dan terus meningkat menjelang siang seiring berdatangannya wisatawan yang memanfaatkan puncak libur semester untuk berkunjung ke kawasan pantai di Gunungkidul. (cr1/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#jalan menuju pantai #parkir kendaraan #Gunungkidul #kemacetan #TPR Baron